oleh

PWI Sulsel Bersama ,FORUM INSAN PERS PEDULI, Siap Lakukan Aksi Demo

SULSEL, LENSA-RAKYAT.COM – VIralnya video sibecce yang diketahuinya bernama Emmi Nur selaku ,pengurus komite dan diduga sebagai Guru Honerer disekolah SMA Neg 5 beralamat di jalan, Taman Makam Pahlawan, No.4 tello baru, kecamatan Panakkukang.Selasa 12 /10/2021.

Beberapa hari ini sempat redup ,dI pemberitaan,Namun setelah menunggu arahan dari PWI Sulawesi Selatan selaku Induk asosiasi yang ter tuakan terkait aksi pelaporan sibecce yang sudah tidak bisa ditoleransi ,oleh beberapa insan pers ,atas pelecehan dan penghinaan terhadap para wartawan beberapa pekan lalu ,menjadi polemik dari berbagai wartawan yang tidak punya Naluri Sebagai Insan Pers dengan adanya dugaan beberapa asosiasi media maupun LSM yang turut berperan menback’up dari belakang,sehingga sibecce merasa naik daun ,dan menganggap dirinya tidak bersalah dalam hal ini

banner 970x250

Namun berbeda dengan beberapa para Insan Pers yang tergabung dalam satu buah Forum media ,di mana terdiri dari beberapa asosiasi didalamnya bertekad akan melakukan aksi dan pelaporan ke Polda SulSel, agar kasus sibecce terproses sesuai hukum yang berlaku ,atas apa yang pernah dilontarkan dapat menuai efek jera

Ketua PW MOI Sulsel Abdul Halim ,saat ditemui di sekretariat ,diJalan Buru Hotel Bahagia,memaparkan ,bahwa kasus di Becce ini ,sangat luar biasa ,dengan sikap dan lantangnya menghalangin tugas seorang jurnalis,” serta menghina profesi seorang wartawan, bahkan dampaknya sangat buruk terhadap citra seorang insan.pers ,selaku pilar ke,4 dalam bertata negara, sehingga dapat mengundang dan mengugat Dunia kewartawanan, yang mana dalam perkataanya berulang kali diucapkan ,”wartawan itu tidak pulang kalau tidak diberi Amplop.

Sambungnya,”Kami dari beberapa Advokasi ,yang tergabung dalam asosiasi telah melakukan rapat kordinasi,pemantapan,serta mengkaji hasil rekaman video visual si Becce ,”dan sudah siap turun ,mendampingi rekan rekan media untuk mengambil langkah langkah aksi demo damai sekaligus membuat pelaporan agar ke depan tidak ada lagi muncul perbuatan ,si Becce dua dan tiga ,begitu”, Tutupnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed