oleh

Bupati Hadiri Rakor Pengendalian dan Penanganan Covid-19 Tingkat Prov. Sulsel.

LENSA-RAKYAT.COM, BARU – Bupati Barru Ir. H. Suardi Saleh, M. Si bersama Wakil Bupati Aska Mappe, Unsur Forkopimda, Kepala Dinas Kesehatan dan Satgas penanganan Covid-19 mengikuti Rapat Kordinasi Pengendalian dan Penanganan Covid-19 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, diruang Barru Smart Information Centre (BASIC)  Kantor Bupati Barru, Rabu 3/11/2021.

Rapat yang dipimpin Plt. Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaeman, diikuti para Bupati/walikota, Forkopimda Kab/Kota dan Provinsi melalui virtual

banner 970x250

A. Sudirman mengatakan, posisi realisasi vaksinasi untuk Provinsi Selawesi Selatan saat ini baru mencapai sekira 50 & dan Presiden Joko Widodo menargetkan realisasi vaksinasi per bulan Desember diharapkan sudah mencapai minimal 70 %.

Untuk itu lanjut Gubernur, diharapkan sinergitas, kolaborasi dan soliditas para pemangku kepentingan untuk melawan Pandemi Covid-19, salah satunya melalui percepatan vaksinasi.

“Sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah kab/kota, Forkopinda, LSM, pihak Swasta dan dunia usaha. Kolaborasi semua untuk dan elemen terlibat seperti tenaga medis, relawan, TNI-Polri.  Dan Solidaritas dan saling mendukung dan salng mempercayai”, urai Plt. Gubernur.

Terkait dengan singkronisasi data yang sampai saat ini belum adanya sinkron  antara data tingkat Provinsi dengan data Kabupaten,. Gubegnur berharap Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota segera lakukan sinkronisasi data, untuk menjadi data nasional.

“Kami beri waktu 10 hari kedepan kepada para Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan Provinsi untuk melakukan singkronisasi data”, tegas Gubernur.

Selain itu,  Plt Gubernur juga berharap Forkopinda sangat diharapkan bekerja untuk mempercepat vaksinasi. Target kita katanya,  adalah menurunkan level PPKM minimal ke level 2  karena banyak sekali persyaratan kalau kita masih berada dilevel 3.

Berdasarkan data KPCPEN, cakupan vaksinasi   per kabupaten/kota per 2 November 2021, tertinggi Kota Makassar  73.57 persen dan terendah Kabupaten Jeneponto 19.55 persen. Sedangkan Kabupaten Barru berada pada 37.81 persen.

(Humas Barru)

Laporan : Rusman kio

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed