oleh

GERMAK Indonesia Dan LPPI Unjuk Rasa Di Tiga Titik Kota Makassar

LENSA-RAKYAT.COM | Gerakan Mahasiswa Anti Korupsi (Germak) Indonesia dan Lembaga Pemantau Pembagunan Indonesia(LPPI) melakukan aksi unjuk rasa (unras) di 3 titik, Kamis ( 04/11/2021 )

Aksi pertama di depan Kantor PTSP Jln. Bogenville dengan menyikapi terkait profesionalisme kinerja DPM-PTSP SULSEL(Pelayanan Terpadu Satu Pintu) kemudian dilanjutkan di Kantor Gubernur Sulawesi selatan jln.Urip sumoharjo dan terakhir di Polda Sulsel

banner 970x250

Demo yang melibatkan sejumlah mahasiswa aktivis anti korupsi ini dipimpin langsung ketua Germak Indonesia Fadil ashari Setiawan bersama Maslim sebagai Kordinator Lapangan

Dalam orasinya menyatakan,segera mengusut tuntas dugaan kelalaian DPM-PTSP SULSEL khususnya bidang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan yang di ragukan profesionalismenya sehingga menimbulkan dampak kerugian di masyarakat,sebagaimana tindakan tersebut di karenakan ketidak patuhan pihak DPM-PTSP SulSel terhadap SOP dalam menjalankan amanah sebagai pelayan publik.

Terkait pada hal tersebut Germak Indonesia & LPPI sangat mengecam kinerja DPM-PTSP SulSel yang sepertinya tidak bermoral karena di duga telah di susupi oleh nafsu Kolusi dan nepotisme dan mengabaikan SOP sebagai mekanisme pelayanan publik.

Dalam aksi demo di depan kantor
Gubernur Sulsel anak anak Germak &LPPI meningkatkatkan aksinya dengan membakar ban bekas,orasi yang cukup simpatik dengan penyampaian aspirasi orasi yang cukup santun akhirnya diterima utusan Plt Gubernur(penerima aspirasi) dengan tuntutan,

1.Mosi tidak percaya pada kinerja DPM-PTSP Prov Sulsel. 2 .segera mencopot Kepala Bidang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan.
3. Mendesak Pemerintah Provinsi untuk mengambil sikap dalam menuntaskan persoalan Wilayah Usaha Pertambangan yang tumpang tindih antara CV.Bulkis Triana Putri dan PT.Nurfaidah Munira Turatea.

Aksi ketiga di depan Kantor Polda anggota Germak di sambut oleh beberapa orang polisi dengan pengawalan yang cukup humanis di sini anak anak Germak sempat membentangkan spanduk dgn bunyi spanduk menolak persetujuan pemberian wilayah izin usaha pertambangan kepada PT.Nurfaidah Munira Turatea.
Dengan orasi yang tidak terlalu lama dan panjang,aspirasi anggota Germak dan LPPI diterima di ruang Kanit I(AKP Zaki) Polda Sulsel.

Laporan : Rusman kio

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed