oleh

Ketua TP PKK Lantik dan Kukuhkan TP PKK Tingkat Kecamatan

Lensa-Rakyat.Com, Manggarai Ruteng – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Manggarai Meldiyanti Hagur Marcelina Nabit SP, melantik dan mengukuhkan TP PKK, Dekranasda dan Bunda Paud Kecamatan, Tingkat Kabupaten Manggarai, jumaat ( 11/02/2022 ) di Aula Ranaka Kantor Bupati Manggarai.

TP PKK yang dilantik tersebut yakni:

banner 970x250
  1. dr. Yohana Joni, SpOG, selaku Ketua TP PKK Kecamatan Langke Rembong
  2. Adriana Elisabet Pellung , selaku Ketua TP PKK Kecamatan Ruteng
  3. Gaudensia Damot, selaku Ketua TP PKK Kecamatan Wae Rii
  4. Rosniati Ahmad, selaku Ketua TP PKK Kecamatan Reok
  5. Maria Melinda Wilut, selaku Ketua TP PKK Kecamatan Rahong Utara
  6. Maria Agustina Nurhayati, selaku Ketua TP PKK Kecamatan Satar Mese Barat
  7. Ester Kurniadi, S.E, Selaku Ketua TP PKK Kecamatan Lelak
  8. Diana Buhul, selaku Ketua TP PKK Kecamatan Cibal Barat
  9. Maria Magdalena Udis, selaku Ketua TP PKK Kecamatan Reok Barat
  10. Maria Veneranda Jandu, selaku Ketua TP PKK Kecamatan Satar Mese Utara
  11. Maria Yasinta Porat, Selaku Ketua TP PKK Kecamatan Satar Mese
  12. Maria Goreti Lulus, selaku Ketua TP PKK Kecamatan Cibal

Dalam Laporanya Wakil Ketua TP PKK Manggarai sekaligus ketua Pelaksana  Florentina Ngabut menjelaskan, gerakan PKK, Dekranasda dan Bunda Paud merupakan gerakan nasional yang pengelolaanya bersifat partisipatif, konsultatif dan hirarkis, yang bertujuan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat pada umumnya dan keluarga pada khususnya. PKK, Dekranasda serta Bunda Paud kata Florentina merupakan mitra pemerintah yang dapat memberikan kontribusi dalam mewujudkan visi dan misi pemerintah dalam bidang  ekonomi, pendidikan, kesehatan serta sumber daya manusia.

Lebih lanjut dijelaskan, untuk mendukung program PKK, Dekranasda serta Bunda Paud, telah dibentuk kepengurusan ditingkat Kabupaten, Kecamatan, sampai ditingkat desa kelurahan.

Bupati Manggarai Herybertus G.L. Nabit, S.E, M.A, mengatakan, beberapa isu penting yang harus diselesaikan kedepan adalah  masalah stunting, pernikahan anak usia dini, dan pendampingan para calon pengantin serta posyandu prekonsepsi.

“ Mari kita pecahkan bersama soal stunting ini. Ini program pemerintah, mari kita urus ini anak anak indonesia, ini soal yang belum selesai di Manggarai bahkan di Indonesia. Saya kira tahun ini kita mulai lakukan secara masif ,dan ini urusan lintas sektor, baik  itu dinkes, BKKBN, dinsos dan lainya,” ujarnya.

Dia juga mengatakan tugas kita masih banyak kedepan. Soal Covid 19  misalnya.  Untuk pencegahan covid 19 di Manggarai sudah dilakukan vaksinasi. Capaian vaksin saat ini sudah mencapai 70 persen .

“ Yang masih kurang itu lansia, karena itu kita juga harus mendorong mereka mereka ini untuk ikut vaksin. Mumpung vaksin ini masih gratis, sebab kita tidak tahu seperti apa kedepan apa masih ditanggung oleh negara atau tidak jika tertular covid,” tandasnya.

Khusus untuk Dekranasda Kecamatan beliau berpesan supaya lakukan kerjasama agar bisa menggali dan menginformasikan warisan warisan budaya kita. “ Dekranasda ini menggali apa yang disebut ekonomi kreatif . Kalau bicara ekonomi kreatif, itu juga menjadi andalan pemkab manggarai, atau menjadi salah satu sektor yang digalakan di kabupaten manggarai,”tandasnya

Acara tersebut juga dihadiri oleh Pimpinan OPD, Para camat,Pengurus Dharma Wanita,serta undangan lainya. (Red )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed