oleh

Perang Total Melawan Narkoba

Lensa-Rakyat.Com, Jakarta – Jika ada kasus pelanggaran hukum yang terus menanjak selama pandemi Covid 19, kejahatan narkoba adalah salah satunya.

Meski banyak beraktifitas dari rumah dan mengurangi kontak fisik dengan rekan dan kerabat, tidak mengurangi jumlah pengguna narkoba di tanah air. Bahkan, kebosanan karena di rumah terus, menyebabkan banyak orang mengalihkannya dengan penggunaan berbagai jenis narkoba.

Tekanan mental akibat berkepanjangannya masa pandemi, seakan menemukan obat mujarab, dengan halusinasi dari penggunaan narkoba.

Kondisi inilah yang sejak menjadi perhatian dan diantisipasi Polri. Kewaspadaan dan tindakan tegas terus dilakukan jajaran kepolisian untuk memberantas peredaran narkoba, termasuk menindak para penggunanya.

Termasuk kepada para artis, selebgram atau influencer, yang dijadikan tokoh idola dan panutan anak muda, yang kedapatan menggunakan narkoba dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini dianggap perlu, karena publik figure dijadikan tokoh sentral yang banyak ditiru tindakan dan perbuatannya di masyarakat. Polri tentu tidak main-main untuk menangkap dan membawa mereka ke pengadilan.

Selain tindakan tegas kepada para bandar dan pengguna narkoba, Polri bersama semua elemen masyarakat juga turut dalan kampanye dan sosialisasi bahaya penggunaan narkoba, terutama di kalangan anak muda.

Literasi bahaya narkoba bagi remaja, menjadi langkah preventif terbaik yang bisa dijalankan. Untuk itu, kita perlu kesadaran semua pihak, komponen masyarakat, untuk berpartisipasi dalam sosialisasi bahaya narkoba.

Kerja keras, kerja panjang dan kerja cerdas, dengan melibatkan semua pihak, menjadi suatu keharusan dalam pemberantasan narkoba. Inilah perang total kepada narkoba

Sumber ( Tribratanews.polri.go.id )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed