oleh

PUSLITBANG POLRI MELAKSANAKAN PENELITIAN DI POLRESTABES MAKASSAR

Lensa-Rakyat.Com, Makassar – Tim Pusat Penelitian Pengembang (puslitbang) polri melaksanakan penelitian tentang Tingkat Kepercayaan Masyarakat Terhadap Kinerja Polri T.A. 2022 di Polrestabes Makassar.

Rombongan tim puslitbang polri diterima oleh Kapolrestabes Makassar yang diwakili oleh Wakapolrestabes Makassar AKBP Budi Susanto, SIK bersama Kabag Ren Kompol Ersti Retno Mustikorini, SE dan melangsungkan Penelitian di aula Mappaoddang Polrestabes Makassar, Senin (07/03/2022).

banner 970x250

Wakapolrestabes Makassar AKBP Budi Susanto, SIK dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada tim puslitbang polri di Polrestabes Makassar.

“Kami ucapkan selamat datang kepada tim puslitbang polri untuk melaksanakan kegiatan penelitian tentang Tingkat Kepercayaan Masyarakat Terhadap Kinerja Polri,” ucap AKBP Budi Susanto.

Tim puslitbang polri yang dipimpin oleh Kombes Pol Drs. Aziz Saputra bersama AKBP Widi Setiawan, SIK. MIK, Penda Muzzar Kresna, SE dan Bripda Ikhwan Abdillah Mahfud melakukan penelitian dengan menghadirkan responden internal dan eksternal.

Kombes Pol Drs. Aziz Saputra dalam sambutannya mengatakan, pihaknya akan melakukan penelitian di bidang operasional yakni Lalu Lintas, Reserse, Intel, Binmas dan Sabhara.

“Kita akan lihat bagaimana kepuasan masyarakat terhadap lima pungsi operasianal tersebut,” ucap Kombes Pol Drs. Aziz Saputra.

Penelitian tersebut melakukan dua pendekatan yaitu kuantitatif dan kualitatif.

Lanjut Kombes Pol Drs. Aziz Saputra menuturkan kedatangannya di Polrestabes Makassar bukan untuk mencari salah atau benarnya hasil penelitian, justru hasil angka indeks kepercayaan masyarakat inilah kontribusi puslitbang polri nantinya menjadi indicator zona mana saja yang sangat berpengaruh.

Untuk itu kepada responden diharapkan untuk memberikan masukan yang sebenarnya, jangan direkayasa ini untuk kemajuan polri ke depan.

Diketahui penelitian yang dilakukan puslitbang pada 2021 Polrestabes Makassar masuk ranking ke 18 seindonesia dari 185 objek penelitian. ( Red )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed