oleh

Kadisdik Prov SUL-Sel Buka Pelatihan Tenaga Teknis Asesmen Nasional Di Hotel Aerotel Smile

Makassar-  Lentera Rakyat. Asesmen Nasional adalah suatu pemetaan dalam mutu pendidikan yang ada di seluruh Bahwa Asesmen Nasional mengevaluasi sistem Pendidikan yang terdiri dari input, proses untuk mencapai target atau tujuan yang telah dibuat oleh Pemerintah.

Kepala Dinas pendidikan provinsi Sulawesi Selatan.Dr.Setiawan Aswad.M.Dev.Plg, membuka Pelatihan Tenaga Teknis Asesmen Nasional Tingkat Sekolah Dasar ( SD) Gelombang Pertama Dinas pendidikan provinsi Sulawesi , mulai tanggal 2 s/d – 4 Juni 2022 di Hotel Aerotel Smile Jalan Muchtar Luthfi Makassar.

banner 970x250
banner 970x250

 

Peserta ,98 orang dari 12 Kabupaten Se -Sul-Sel, yaitu, Kabupaten Bantaeng sebanyak 7 orang, Kabupaten Barru, sebanyak, 7 orang, Kabupaten Bone 11, Orang.Kabupaten Gowa 12 orang.KabupatenJeneponto, sebanyak 7 orang.Kabupaten Selayar 7 orang.Kabupaten Luwu 7 orang.Kabupaten Luwu timur 7 orang.Kabupaten Luwu Timur 7 orang dan Kabupaten Pangkep 10 orang.

Pada acara pembukaan Asesmen Nasional dihadiri oleh, Penanggung jawab Kegiatan (Dr.H.Muchlis.M.MM) Ketua Panitia Pelaksana.(Dr.Zulkharil Akbar.S.STP.M.Si). Wakil Ketua Pelaksana(.Drs.H.Sabri.M.Pd ) . Sekertaris Pelaksana .(H.Syamsul Bahri). Dibantu dengan anggota. 10 orang yaitu : Drs.H.Abdul Rahman.Andi.Pannyiwi.SE, Muhammad.Andi Tamrin .SE. zufyan.S.Sos.Ir.Andi .Rusdi , Fajrim Syaiful Adam, Thomas Erwanto.Muh Zaenuri,S.Ikom.Syaiful Islam Syarif.S.Psi.St.Nurmala.S.Kom Mariani.S.Pd.Kabid Bidang GTK Disdik Sul-Sel, Kasubag Keuangan Arfan Tahir.S.STP.M.Adm .M.KP.Elix S.Pd.Kasubag Tekkom .
Sebelumnya acara pembukaan Asesmen dibuka terlebih dahulu Ketua Panitia Pelaksana.Dr.Zulkharil Akbar.S.STP.M.Si, membacakan laporan.Puji syukur Atas Rahmat Hidayah dan karunianya Allah SWT kita semua dapat bersyukur bersama-sama di tempat ini dalam rangka acara pembukaan kegiatan pelatihan tenaga teknis asesmen nasional berbasis komputer angkatan pertama pada jenjang pendidikan dasar Tahun 2022,,maka izinkan kami selaku ketua panitia pelaksana melaporkan hal-hal sebagai berikut,1 undang-undang nomor 29 tahun 2020 tentang sistem pendidikan Nasional nomor 2 dan seterusnya sampai 7 surat keputusan kepala Dinas pendidikan provinsi Sulawesi Selatan Nomor : 184.4/853 tanggal 17 Mei 2022 tentang penunjukan panitia, narasumber dan tim teknis MBK lingkup Dinas pendidikan provinsi Sulawesi bertujuan untuk memberikan pembekalan teknis pelaksanaan Asesmen Nasional pada tenaga teknis yang berada pada Sekolah dasar kabupaten dan kota agar dapat mengerti dan memahami tugas dan tanggung jawab tentang pelaksanaan asas nasional berbasis komputer masing-masing peserta, diharapkan segera melakukan formasi dan konsultasi untuk menyusun langkah-langkah konkrit dalam mempersiapkan pelaksanaan asesmen tersebut kepada tim teknis MBK, khususnya di satuan pendidikan masing-masing kabupaten dan kota..

Sementara Kadisdik provinsi Sulawesi Selatan.Setiawan Aswad pada sambutannya mengatakan.Pendidikan itu adalah tidak mengenal jenjang, harusnya seperti itu,lalu secara de jure the normatif fungsional kita itu cair dengan satu sama lainnya , seperti ini juga menjadi persoalan tersendiri ; kenapa karena anak- anak kita melakukan asesment seperti yang ada di SD,SMP itu seakan tidak memikirkan apa yang akan terjadi selanjutnya next dia berhenti di SD ,SMP begitu juga SMA SMK biasanya seperti itu,masuk ke perguruan tinggi,ada pengalaman ungkap , Setiawan pernah duduk bersama sejumlah profesor , kemudian berbicara pendidikan ketika itu dibahas pendidikan, ketika pada isue karakter misalnya maka, Setiawan bilang seperti ini”sepertinya tidak ada kesejajaran dan kesinambungan pembentukan karakter dari jenjang seperti dari SMA ,SMK dan Perguruan tinggi, bahwa juga perguruan tinggi punya andil dan porsi untuk membentuk karakter bukan hanya di pendidikan dasar dan mengapa jadi ukuran karakter juga harusnya dipertimbangkan ketika masuk perguruan profser menjawabnya bahwa perguruan tinggi lebih menekankan prestasi dan akademik seperti itu;

Ungkapnya lagi Setiawan dihadapan peserta Asesmen , mudah- mudahan kita dari tahun ke tahun akan mengalami perbaikan, baik’ dari sisi substansi pendidikan dan pada akhirnya Asesmen itu sendiri maupun dari sisi instrumen penilaian hasil capaian pelajar itu sendiri .

Diakhir sambutannya Setiawan, secara totalitas semua siswa yang duduk di kelas 3 , itu wajib mengikuti semua tes, kita tidak melihat apa latar belakang ekonominya katanya, kita cenderung kesitu karena kalau kita bicara sampling menjadi bias manakala itu tidak representatif.

 

Sementara Nara sumber yang dihadirkan adalah Kepala Tata usaha Wilayah II .Firdausi Tuporiti.SE.MM.atau biasa di sapa Uci , Mantan Kasubag Kepegawaian dan umum Dinas pendidikan provinsi Sulawesi.dalam paparannya malam itu, adalah mengingatkan pada peserta Asesmen, sejak tahun 1994 Ujian Nasional dengan memakai pola itu mulai dipakai pada tahun 2008 hingga 2018.Lanjutnya sebelum memasuki materi Uci, bertanya kepada peserta apakah sistem online itu kita lebih menyukainya penuh tanya..! Peserta menjawab bahwa lebih condong dengan sistem online,, Uci balik bertanya iya ,jika kekuatan aksesoris itu lebih kuat dan tergantung kekuatan jaringan Terus bagaimana caranya kalau terputus,nah ini yang harus Kita Carikan solusi nya, tetapi kita yakin semua itu kita bisa , ungkapnya .(Rizal)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed