oleh

Terkesan kepentingan Pimpinan Jauh Lebih Penting dari Masyarakat, Wakil Ketua DPRD Kota Manado Adrey Laikun Semprot Kabid SD Disdikda Manado.

 

MANADO-SULUT.Lensa Rakyat.
 Memasuki minggu kedua kegiatan belajar mengajar tahun ajaran baru ini, hal tak senonoh dan terkesan tak punya hati terus dipertontonkan Pemerintah Kota Manado, dalam hal ini Dinas Pendidikan Daerah (Disdikda).
Bagaimana tidak, dari awal tahun ajaran baru sampai dengan hari Selasa, (19/07/2022) puluhan siswa SDN 114 Manado ditelantarkan dengan kebijakan merger sekolah yang digagas oleh Pemkot Manado.
Hal ini pun tentu menyita perhatian dari Wakil Ketua DPRD kota Manado, Adrey Laikun, legislator yang terkenal sikap ramahnya kepada semua kalangan.
Menyikapi hal ini, Adrey Laikun pun turun langsung melihat keadaan para siswa SDN 114 yang terlantar dan sampai saat ini belum juga mengikuti kegiatan belajar mengajar dikarenakan tidak adanya tenaga pengajar di sekolah tersebut.
Tak hanya itu, melihat kurangnya perhatian dari Dinas Pendidikan Kota Manado, Adrey Laikun mendatangi kantor Dinas Pendidikan, guna menanyakan upaya dari pihak dinas mengatasi permasalahan di SDN 114 Manado.
“Saya sudah mengecek langsung di sekolah, melihat kondisi anak-anak dan mendengar keluhan orang tua murid, saya juga sudah coba menghubungi pihak dinas tetapi tidak pernah merespon, untuk itu saya berinisiatif datang langsung ke Kantor Dinas Pendidikan, menanyakan apa upaya dan solusi dari dinas, mengingat anak-anak saat ini terlantar,” ujar Adrey Laikun.
Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan, Triana Almas saat di temui Adrey Laikun mengungkapkan saat sekarang masih menunggu arahan dari pimpinan terkait masalah tersebut.
“Saya masih menunggu arahan pimpinan, kalau ada surat tugas ataupun sudah diperintahkan pasti saya tindak lanjuti, tapi saat ini belum ada,” ungkap Triana Almas.
Saat ini orang tua murid masih menunggu solusi terbaik dari pemerintah Kota Manado, dalam hal ini Dinas Pendidikan namun terkesan kurang perhatian untuk permasalahan di SD 114, bahkan sampai berita ini diturunkan belum ada solusi yang dilakukan dinas untuk menyelesaikan permasalahan merger sekolah.
(Theresia).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed