oleh

Hendak Hentikan Penyerobotan, Pengrusakan Lahan Miliknya Malah Diburu Parang

LENSA-RAKYAT.COM, POLMAN | Entah apa maksud dan tujuan pria bernama Zulfikar Hakim ini hingga melakukan dugaan penyerobotan dan pengrusakan lahan milik Arif Yusri Parahnya lagi kala ayah Arif berupaya menghentikan aktivitas penyerobotan dan pengrusakan tersebut. Namun malah mendapat ancaman senjata tajam berupa sebilah parang diduga dilakukan preman.

Dari kejadian ini Arif merasa keberatan dan bakal melayangkan laporan tindak pidana pengrusakan, penyerobotan lahan miliknya serta pengancaman.

banner 970x250
banner 970x250

Kepada awak media Arif menceritakan peristiwa yang dialaminya terjadi di lahan miliknya tepatnya di Lingkungan II, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo,  Kabupaten Polman, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar)

“Awalnya saya mendapat informasi bahwa lahan saya diserobot dan dirusak dengan cara ditimbun dengan menggunakan alat berat Excavator milik Rahmat Rusli dan Zulfikar yang telah dipesan oleh Hadi Wijaya . Dia (Hadi Wijaya), melakukan penimbunan paksa dengan melakukan pengawasan oleh sekelompok preman.

Informasi itu kemudian saya bersama keluarga turun ke lokasi lahan milik saya bermaksud untuk menghentikan aktivitas mereka lantaran mereka melakukan perbuatan melawan hukum tanpa sepengetahuanku. Setiba kami di lokasi, mereka diduga sejumlah preman tersebut menghalangi kami. Bahkan parahnya diantara mereka memburu orangtuaku dengan menggunakan senjata tajam berupa parang,” beber Arif.

Kendati demikian melayangkan aduan ke Mapolsek Wonomulyo dan pihak Polsek melakukan mediasi dan pihaknya dipertemukan orang yang diadukan. Belakangan saat mediasi diketahui bahwa penyerobotan dan pengrusakan lahan. Itu inisiatif Hadi Wijaya.

“Hasil mediasi kami di Polsek Wonomulyo, orang yang kami adukan itu yakni Hadi Wijaya mengaku bahwa ia melakukan penyerobotan dan pengrusakan lahan milik saya atas inisiatifya sendiri. Dari mediasi ini kami merasa tidak puas. Pasalnya Hadi Wijaya masih saja melakukan aktivitas diatasi lahan milik saya sehingga saya bakal melaporkan kasus ini di Mapolda Sulbar,”cetus Arif.

Bang Ali

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed