oleh

Ketua DPP Gempar NKRI Desak Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan Oknum Wartawan di Disdik Sulsel

Makassar- Lensa Rakyat. Aksi unjuk rasa forum orang tua siswa Makassar mendatangi di Disdik Sulsel, pada Selasa 23/08/2022, memperjuangkan masyarakat Makassar untuk bisa sekolah SMA Negeri, berakhir ricuh.

Dalam aksi tersebut satu oknum wartawan berinisial R mengalami penganiayaan yang diduga dilakukan kelompok pengunjuk rasa.

Ketua DPP Gempar NKRI mengatakan, pihaknya sudah melapor dan mendesak Polsek Tamalanrea Di BTP Kota Makassar.untuk menyelidiki dalang kerusuhan pasca-demonstrasi forum orang tua siswa Makassar di Gedung Disdik Sulsel.

Akbar polo meminta pihak berwenang mengusut tuntas peristiwa yang menyebabkan satu oknum wartawan mengalami penganiayaan.

“Saya minta pula ke Disdik Sulsel untuk melaporkan ketua forum orang tua siswa yang diketuai. HH. ke aparat hukum untuk mengusut apa maksud mereka setiap tahun turun aksi di lingkungan pendidikan,” kata Akbar polo ketua DPP gempar NKRI Kamis (25/8/2022).

Akbar meyakini, kerusuhan tersebut didalangi orang-orang yang diduga berpura pura jadi pahlawan rakyat yang di dalamnya ada “udang dibalik batu”.

Pasalnya, dari informasi yang diterima Akbar dari sumber, menyebutkan bahwa aksi kerusuhan di ketua. HH

“Saya yakin, HH. yang mendalami setiap aksi demo terkait calon siswa baru yang tidak dapat diakomodir oleh Sekolah” ujarnya.

Akbar menambahkan meminta Disdik Sulsel jangan mau di intervensi dari siapa saja terkait penerimaan siswa baru, kalau sudah tidak lolos sekolah SMA Negeri penerimaan siswa baru tahun 2022, ujarnya

Lain Halnya Organisasi Barisan Masyarakat Pinggiran Indonesia (BMPI) sapaan Ullu saat menelpon melalui selulernya kepada korban korban dugaan pengeroyokan yang dikomandoi Ketua Forum Orang Tua Siswa. HH.menegaskan mengutuk keras atas kejadian tersebut pada hari Senin di Areal Kantor Disdik provinsi Sulawesi.
Ungkapnya lagi Ullu , bahwa kami mendukung tuntutan Dari Forum Orang Siswa asalkan sesuai prosedur bukan membuat kericuhan Karen itu sudah melanggar aturan dan mengarah ke tindakan pidana,tuturnya.(AP)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed