Syahrul Biro Pangkep, Pengarang di Lensa-Rakyat.Com https://lensa-rakyat.com/author/tetta-syahrul/ Jendela Informasi Rakyat Indonesia Wed, 14 Jan 2026 12:27:40 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.7 https://lensa-rakyat.com/wp-content/uploads/2026/05/cropped-PAV-ICO-LENSA-RAKYAT-COM-1-32x32.webp Syahrul Biro Pangkep, Pengarang di Lensa-Rakyat.Com https://lensa-rakyat.com/author/tetta-syahrul/ 32 32 LBH TOMBAK KEADILAN Kawal Eksekusi Sengketa Tanah Di Taraweang, Firman, S.H: Proses Berjalan Sesuai Koridor Hukum https://lensa-rakyat.com/lbh-tombak-keadilan-kawal-eksekusi-sengketa-tanah-di-taraweang-firman-s-h-proses-berjalan-sesuai-koridor-hukum/ Wed, 14 Jan 2026 12:25:01 +0000 https://lensa-rakyat.com/?p=22093 Artikel LBH TOMBAK KEADILAN Kawal Eksekusi Sengketa Tanah Di Taraweang, Firman, S.H: Proses Berjalan Sesuai Koridor Hukum pertama kali tampil pada Lensa-Rakyat.Com.

]]>
Pangkep — Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Tombak Keadilan melalui Kuasa Hukumnya, Firman, S.H, mengawal langsung pelaksanaan eksekusi objek sengketa tanah dan dua petak sawah yang berlangsung pada Rabu, 14 Januari 2026, sekitar pukul 10.10 Wita, di Kampung Gattagattareng, Desa Taraweang, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkep.

Pelaksanaan eksekusi ini merupakan tindak lanjut dari Penetapan Ketua Pengadilan Negeri Pangkep atas putusan perkara perdata tertanggal 7 November 2022 Nomor: 14/Pdt.G/2008/PN Pkj, antara pihak Pemohon Salma alias Isale dan pihak Termohon Mamma dkk. Sejak awal kegiatan, Firman, S.H hadir mendampingi kliennya guna memastikan seluruh tahapan eksekusi berjalan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku serta tetap menjaga situasi kondusif di tengah masyarakat.

“Kami dari LBH Tombak Keadilan hadir untuk memastikan proses eksekusi ini berjalan sesuai koridor hukum, tanpa mengabaikan hak-hak para pihak, serta mencegah terjadinya gesekan di lapangan,” ujar Firman, S.H di lokasi kegiatan.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan kedatangan pihak Pengadilan Negeri Pangkep, Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Pangkep, unsur pemerintah setempat, serta personel pengamanan pada pukul 10.14 Wita. Selanjutnya, Panitera Pengadilan Negeri Pangkep membacakan Berita Acara Eksekusi, sebelum dilakukan pemasangan patok batas dan papan penetapan oleh pihak Pengadilan bersama BPN di lokasi objek sengketa.

Objek yang dieksekusi berupa sebidang tanah kering yang berbatasan dengan rumah H. Battiar di sebelah selatan, rumah H. Hasan di sebelah timur, jalan raya di sebelah utara, serta tanah milik Mamma di sebelah barat. Selain itu, turut dieksekusi dua petak sawah yang masing-masing berbatasan dengan sawah Ambotang di selatan, sawah Arsyad di timur, serta sawah Mamma di sisi utara dan barat.
Pelaksanaan eksekusi dinyatakan selesai sekitar pukul 10.55 Wita dan berjalan dengan aman serta tertib.

Hingga rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 11.30 Wita, situasi di lokasi tetap terkendali tanpa adanya permasalahan menonjol. Aparat keamanan dari Polres Pangkep dan Polsek Labakkang, bersama unsur pemerintah kecamatan, desa, Babinsa, dan masyarakat sekitar, turut memastikan stabilitas keamanan pasca pelaksanaan eksekusi.

LBH Tombak Keadilan menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan pendekatan hukum yang berkeadilan serta mendorong penyelesaian setiap persoalan hukum secara damai dan bermartabat di tengah masyarakat.Pangkep — Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Tombak Keadilan melalui Kuasa Hukumnya, Firman, S.H, mengawal langsung pelaksanaan eksekusi objek sengketa tanah dan dua petak sawah yang berlangsung pada Rabu, 14 Januari 2026, sekitar pukul 10.10 Wita, di Kampung Gattagattareng, Desa Taraweang, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkep.

Pelaksanaan eksekusi ini merupakan tindak lanjut dari Penetapan Ketua Pengadilan Negeri Pangkep atas putusan perkara perdata tertanggal 7 November 2022 Nomor: 14/Pdt.G/2008/PN Pkj, antara pihak Pemohon Salma alias Isale dan pihak Termohon Mamma dkk. Sejak awal kegiatan, Firman, S.H hadir mendampingi kliennya guna memastikan seluruh tahapan eksekusi berjalan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku serta tetap menjaga situasi kondusif di tengah masyarakat.

“Kami dari LBH Tombak Keadilan hadir untuk memastikan proses eksekusi ini berjalan sesuai koridor hukum, tanpa mengabaikan hak-hak para pihak, serta mencegah terjadinya gesekan di lapangan,” ujar Firman, S.H di lokasi kegiatan.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan kedatangan pihak Pengadilan Negeri Pangkep, Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Pangkep, unsur pemerintah setempat, serta personel pengamanan pada pukul 10.14 Wita. Selanjutnya, Panitera Pengadilan Negeri Pangkep membacakan Berita Acara Eksekusi, sebelum dilakukan pemasangan patok batas dan papan penetapan oleh pihak Pengadilan bersama BPN di lokasi objek sengketa.

Objek yang dieksekusi berupa sebidang tanah kering yang berbatasan dengan rumah H. Battiar di sebelah selatan, rumah H. Hasan di sebelah timur, jalan raya di sebelah utara, serta tanah milik Mamma di sebelah barat. Selain itu, turut dieksekusi dua petak sawah yang masing-masing berbatasan dengan sawah Ambotang di selatan, sawah Arsyad di timur, serta sawah Mamma di sisi utara dan barat.
Pelaksanaan eksekusi dinyatakan selesai sekitar pukul 10.55 Wita dan berjalan dengan aman serta tertib.

Hingga rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 11.30 Wita, situasi di lokasi tetap terkendali tanpa adanya permasalahan menonjol. Aparat keamanan dari Polres Pangkep dan Polsek Labakkang, bersama unsur pemerintah kecamatan, desa, Babinsa, dan masyarakat sekitar, turut memastikan stabilitas keamanan pasca pelaksanaan eksekusi.

LBH Tombak Keadilan menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan pendekatan hukum yang berkeadilan serta mendorong penyelesaian setiap persoalan hukum secara damai dan bermartabat di tengah masyarakat.(red)

Artikel LBH TOMBAK KEADILAN Kawal Eksekusi Sengketa Tanah Di Taraweang, Firman, S.H: Proses Berjalan Sesuai Koridor Hukum pertama kali tampil pada Lensa-Rakyat.Com.

]]>
Kemensos RI Menarik Dana Bansos Dari Rekening Warga Miskin : Masyarakat Miskin Semakin Miskin https://lensa-rakyat.com/kemensos-ri-menarik-dana-bansos-dari-rekening-warga-miskin-masyarakat-miskin-semakin-miskin/ Tue, 13 Jan 2026 06:36:06 +0000 https://lensa-rakyat.com/?p=22036 LENSA-RAKYAT.COM,Pangkep—Beberapa pekan yang lalu, Komisi III DPRD Kab. Pangkep menggelar Rapat Kerja terkait Data dan Penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) di Kabupaten Pangkep bersama Dinas...

Artikel Kemensos RI Menarik Dana Bansos Dari Rekening Warga Miskin : Masyarakat Miskin Semakin Miskin pertama kali tampil pada Lensa-Rakyat.Com.

]]>

LENSA-RAKYAT.COM,Pangkep—Beberapa pekan yang lalu, Komisi III DPRD Kab. Pangkep menggelar Rapat Kerja terkait Data dan Penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) di Kabupaten Pangkep bersama Dinas Sosial Kab. Pangkep, Dinas Pemerintah Desa Kab. Pangkep, BPS Kab. Pangkep, Camat, Lurah dan Kepala Desa, Koordinator Pendamping PKH Kab. Pangkep, Operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG), Pendamping PKH dan juga LBH Tombak Keadilan pada hari rabu, 7/1/2026.

Dalam rapat kerja tersebut Anggota Komisi III DPRD Kab. Pangkep dari Fraksi PDIP, H. Abd. Rasyid turut menghadirkan Muliati dan Suaminya warga Pulau Salemo, Desa Mattiro Bombang, Kecamatan Liukang Tupabiring Utara sebagai salah satu warga yang terdaftar sebagai penerima manfaat bantuan sosial dari Pemerintah namun ternyata Muliati tidak pernah menerima haknya (Bantuan Sosialnya) selama kurang lebih satu tahun atau sejak Januari 2025 sampai dengan Desember 2025 karena buku rekening dan ATM PKH nya dikuasai oleh Pendamping PKH dan yang lebih apesnya lagi dana bantuan sosial yang masuk di rekening Muliati ditarik dan atau dikembalikan kepada Negara dengan alasan bantuan sosial Muliati tidak dimanfaatkan sehingga dananya dikembalikan ke Negara.

Menurut Pendamping PKH, Kasmawati dalam keterangan Persnya mengatakan jika dirinya selama ini sering melakukan pengecekan dana bantuan sosial Muliati di agen resmi Bank Mandiri, namun setiap ia mengeceknya, keterangannya selalu kosong, “saya juga heran setiap saya cek melalui agen resmi Bank Mandiri, saldo ibu Muli selalu kosong atau nol saldo, padahal history data ibu Muli selaku warga yang terdaftar sebagai penerima bansos itu semuanya baik, datanya sinkron dan semuanya baik, tidak ada masalah. Saya memang memegang Kartu ATM dan rekening Bu Muli tapi saya tidak pernah mengambil uang bantuannya, saya hanya ingin membantu bu Muli, dan juga ibu Muli sendiri yang membawa dan menyerahkan ATM dan buku rekeningnya kepada Ketua Kelompoknya untuk memudahkan pengecekan saldo bantuannya setiap saat”, Ucap Kasma.

Berdasarkan data transaksi Bantuan Sosial Muliati pada Rekening Koran (account stement), sangat jelas jika dana Bantuan Sosial Muliati setiap triwulannya masuk dalam rekening Muliati, namun berselang beberapa hari kemudian, dana bantuan tersebut tertarik kembali (D/Debit) dan terkonfirmasi jika dana bantuan sosial yang keluar tersebut kembali ke Negara berdasarkan keterangan dari pihak Customer Service Bank Mandiri Cabang Pangkep, Citra Kurnia Puspita kepada Muliati didampingi Tim Advokasi dari LBH Tombak Keadilan Kab. Pangkep, Senin 12/01/2026.

Hal senada juga disampaikan Pimpinan Bank Mandiri Cabang Pangkep, Insanul Kamilsa di sela-sela pertemuannya dengan LBH Tombak Keadilan Kab. Pangkep di Priority Lounge Bank Mandiri Cabang Pangkep, Senin 12/01/2026 yang menyampaikan bahwa pihaknya tidak dapat memberikan penjelasan secara jelas terkait dana bantuan sosial milik Muliati yang ditarik atau dikembalikan ke Negara, “kami disini hanya melayani pembukaan rekening dan kartu ATM bantuan saja, terkait masalah penarikan atau pengembalian dana ke Negara itu bukan dari kami, tapi melalui sistem dan langsung dari pusat Bank Mandiri, kami hanya diberi tahu lewat pesan whatsapp surat instruksi dari Kementerian Sosial terkait penarikan atau pengembalian dana bansos yang tidak dimanfaatkan.

Kami tidak memegang Surat instruksi Kemensos tersebut, jadi kami tidak bisa memperlihatkan, kami hanya diinformasikan lewat pesan whatsapp, mungkin bisa lewat pihak Dinas Sosial Kab. Pangkep meminta surat Kemensos, jadi nanti pihak Dinas Sosialnya yang minta ke Kementrian Sosial”, Ucap Insanul dihadapan LBH Tombak Keadilan dan Pendamping PKH, Kasmawati.

Menyikapi hal tersebut, Sekretaris Lembaga Bantuan Hukum Tombak Keadilan Kab. Pangkep, Firman menyayangkan sikap dan tindakan Pemerintah yang menarik kembali dana bantuan sosial warga miskin termasuk dana bantuan sosial Muliati, “saya heran dengan Pelaksana Pemerintahan, katanya ingin mengentaskan kemiskinan, tapi ko’ dana bantuannya ditarik kembali dari rekening penerima manfaat, seharusnya Pelaksana Pemerintahan menarik dana bansos kepada orang yang tidak layak atau tidak tepat sasaran, jangan menarik dana bantuan yang sudah tepat sasaran seperti ibu MULI ini, ibu MULI ini secara ekonomi dia memang pantas dan layak untuk mendapatkan bantuan, tapi ko’ Pelaksana Pemerintahan tarik kembali bantuannya dengan alasan Ibu MULI tidak memanfaatkan bantuannya, ini kan konyol”, Ucap Firman dengan nada lirih.

Lebih lanjut Firman mengatakan, warga miskin atau warga penerima manfaat bantuan sosial yang bermukim di kepulauan dan pegunungan khususnya di Kabupaten Pangkep tentunya sangat kesulitan untuk mendapatkan informasi terkait jadwal penyaluran dan batas waktu penarikan bantuan sosial di masing-masing rekening. “Jangankan masyarakat, Pendamping PKH saja tidak mengetahui kapan jadwa penyaluran dan batas waktu penarikan bantuan sosial, jadi ini kan aneh. Contoh dalam persoalan ini, katanya Pendamping PKH setiap saat cek saldo bantuan sosial Keluarga Penerima Manfaat (KPM), namun saldonya tetap nol atau kosong, beberapa hari kemudian atau katakanlah besoknya, dana bantuan masuk di rekening penerima manfaat, namun karena KPM nya tidak tahu dan Pendampingnya tidak mengeceknya lagi, seminggu kemudian dana itu keluar dari rekening dengan dalih kembali ke Negara, ini kan lucu dan aneh, jangan-jangan ada mafia bansos dalam Perbankan atau dalam Kementrian Sosial RI, ” Duganya.

Lembaga Bantuan Hukum Tombak Keadilan Kab. Pangkep berharap agar kiranya para Wakil Rakyat yang duduk di Komisi III DPRD Kab. Pangkep menyikapi persoalan ini dengan serius, perlu sekiranya para Wakil Rakyat, Anggota Dewan Terhormat Kab. Pangkep mengawal persoalan ini hingga ke pihak Bank Mandiri Pusat dan Kementerian Sosial RI di Jakarta untuk mendapatkan penjelasan yang jelas dan bertanggung jawab pada persoalan ini.(red)

Artikel Kemensos RI Menarik Dana Bansos Dari Rekening Warga Miskin : Masyarakat Miskin Semakin Miskin pertama kali tampil pada Lensa-Rakyat.Com.

]]>
Kapolsek Bungoro Pimpin Pengamanan dan Pengawalan Aksi Unjuk Rasa LSM GEMPARK https://lensa-rakyat.com/kapolsek-bungoro-pimpin-pengamanan-dan-pengawalan-aksi-unjuk-rasa-lsm-gemparkapolsek-bungoro-pimpin-pengamanan-dan-pengawalan-aksi-unjuk-rasa-lsm-gempar/ Mon, 12 Jan 2026 08:01:42 +0000 https://lensa-rakyat.com/?p=21991 LENSA-RAKYAT.COM, BUNGORO | Kapolsek Bungoro Kompol Ridwan Saenong, S.H., M.H., memimpin langsung dalam kegiatan pengamanan dan pengawalan aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh LSM...

Artikel Kapolsek Bungoro Pimpin Pengamanan dan Pengawalan Aksi Unjuk Rasa LSM GEMPARK pertama kali tampil pada Lensa-Rakyat.Com.

]]>

LENSA-RAKYAT.COM, BUNGORO | Kapolsek Bungoro Kompol Ridwan Saenong, S.H., M.H., memimpin langsung dalam kegiatan pengamanan dan pengawalan aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh LSM Gerakan Pemuda Maju Makassar (GEMPAR), pada Senin, 12 Januari 2026.

Kegiatan pengamanan tersebut di kawal oleh Personil Dari Polres Pangkep, Polsek Bungoro Serta Keamanan dari PT Semen Tonasa, Aksi unjuk rasa tersebut berlangsung sekitar pukul 11.50 WITA, bertempat di Jalan Poros Tonasa II, Kampung Katapang, Kelurahan Samalewa, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep. Aksi dipimpin oleh jenderal lapangan saudara Aufi Al Mifta dengan jumlah massa sekitar 20 orang.

Dalam pelaksanaannya, massa aksi sempat melakukan pemblokiran Jalan Poros Tonasa II menggunakan satu unit mobil pick up serta membentangkan spanduk sambil berorasi. Akibatnya, arus lalu lintas di lokasi sempat mengalami kepadatan. Untuk mengantisipasi kemacetan yang lebih panjang, personel lalu lintas Polsek Bungoro melakukan pengalihan arus kendaraan ke jalur alternatif.

Adapun tuntutan massa aksi antara lain mendesak pihak PT. Semen Tonasa untuk melakukan klarifikasi secara terbuka terkait dugaan kekeliruan pembebasan lahan milik Bapak Manggasengi yang diduga dilakukan tanpa sepengetahuan dan persetujuan pemilik lahan. Massa juga mendesak Direktur PT. Semen Tonasa agar mengambil langkah konkret serta meminta pertanggungjawaban atas dugaan kekeliruan tersebut.

Selaku Kepala Pengamanan Objek (Ka Pam Objek), Kapolsek Bungoro Kompol Ridwan Saenong, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah memberikan ruang dan kesempatan kepada pengunjuk rasa untuk menyampaikan aspirasi secara tertib. Ia juga menegaskan bahwa personel kepolisian melakukan pengawalan secara ketat serta terus menghimbau massa agar tidak melakukan tindakan anarkis dan tetap menjaga ketertiban umum, “ujar Kompol Ridwan

Sekitar pukul 12.20 WITA, massa aksi diterima oleh Penasehat Hukum PT. Semen Tonasa, Bapak Amir Saleh, S.H., M.H. Namun demikian, pihak pengunjuk rasa menolak menerima penjelasan dan tetap melanjutkan aksi dengan orasi secara bergantian.

Di sisi lain, sekitar 50 orang warga yang berada di sekitar lokasi aksi menyatakan keberatan apabila akses jalan utama ditutup. Menyikapi situasi tersebut dan demi menjaga kondusivitas wilayah, massa aksi akhirnya membubarkan diri dengan tertib.

Secara keseluruhan, kegiatan aksi unjuk rasa berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif berkat pengamanan serta pengawalan yang dilakukan oleh aparat kepolisian.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut:
Kabag Ops Polres Pangkep
Kapolsek Bungoro Kompol Ridwan Saenong, S.H., M.H.
Camat Bungoro Dewi Sartika, S.H., M.H.
Kasat Intelkam Polres Pangkep AKP Suhardi, S.H.
Kasat Samapta Polres Pangkep AKP Muh. Irsal, S., S.H.
Perwakilan PT. Semen Tonasa, Manager Asset Alim Bahri
Penasehat Hukum PT. Semen Tonasa Amir Saleh, S.H., M.H.
Kanit Keamanan PT. Semen Tonasa Kapten Inf Hamka
Lurah Sapanang Amiruddin Halim, S.E., M.Si.Turut hadir dalam kegiatan tersebut:
Kabag Ops Polres Pangkep
Kapolsek Bungoro Kompol Ridwan Saenong, S.H., M.H.
Camat Bungoro Dewi Sartika, S.H., M.H.
Kasat Intelkam Polres Pangkep AKP Suhardi, S.H.
Kasat Samapta Polres Pangkep AKP Muh. Irsal, S., S.H.
Perwakilan PT. Semen Tonasa, Manager Asset Alim Bahri
Penasehat Hukum PT. Semen Tonasa Amir Saleh, S.H., M.H.
Kanit Keamanan PT. Semen Tonasa Kapten Inf Hamka
Lurah Sapanang Amiruddin Halim, S.E., M.Si.(Red)

Artikel Kapolsek Bungoro Pimpin Pengamanan dan Pengawalan Aksi Unjuk Rasa LSM GEMPARK pertama kali tampil pada Lensa-Rakyat.Com.

]]>