BERITA

Agun Sesar, seorang aktivis pendidikan dan pemberdayaan masyarakat Asal Sulsel, Terpilih sebagai Peserta pada Program Bergengsi YSEALI AFP ke Amerika

570
×

Agun Sesar, seorang aktivis pendidikan dan pemberdayaan masyarakat Asal Sulsel, Terpilih sebagai Peserta pada Program Bergengsi YSEALI AFP ke Amerika

Sebarkan artikel ini

Lensa.Rakyat.com, Makassar || Pemuda Asal Sulawesi selatan ini, terpilih menjadi peserta yang mewakili Indonesia dalam kegiatan Young Southeast Asian Leaders Initiative : Academic Fellowship Program Tahun 2025 di Amerika Serikat (24/02/2025).

Program ini diinisiasi oleh pemerintah Amerika Serikat untuk mengembangkan kapasitas pemuda di Asia Tenggara agar menjadi pemimpin muda yang berkontribusi positif di bidang kewirausahaan, pembangunan berkelanjutan, pendidikan, dan tata kelola pemerintahan.

banner 970x250

Program YSEALI ini akan berlangsung pada 17 April hingga 22 Mei 2025, dengan penempatan di Washington University, Amerika Serikat.

Program ini melewati berbagai proses seleksi yang sangat ketat. Dalam esai aplikasi yang dibuat Agun mengangkat isu demokrasi dan politik uang sebagai tantangan besar dalam proses demokratisasi di indonesia. Dengan pengalamannya sebagai trainer pendidikan dan anti money politic dan ketertarikan dalam pemantauan pemilu bersama Bawaslu Sulsel, Agun bertekad memperkuat integritas pemilu dan meningkatkan kesadaran politik masyarakat.

Selama program ini berlangsung, Agun akan mengikuti kelas Akademik, kunjungan lapangan, dan belajar lebih dalam terkait kebijakan publik.

“Saya berharap pengalaman yang saya dapatkan akan memperkaya strategi dalam advokasi dan mendukung pembuatan Community Action Plan (CAP) yang berkelanjutan” Ujarnya, Agun Sesar

Agun juga berharap bisa menginspirasi lebih banyak pemuda untuk terlibat aktif dalam menjaga proses demokrasi dan memberikan manfaat untuk lingkungan sekitar.

” Semoga kedepannya pemuda bisa ikut berperan aktif menjadi agen perubahan bagi komunitasnya dan membawa indonesia menuju masa depan yang lebih baik” Tutupnya, Agun Sesar, Tutup**

BERITA

Seorang buruh harian lepas bernama Basir alias Cambo (42) tewas setelah terkena anak panah dalam tawuran antarwarga di Jalan Al-Markaz, Kecamatan Tallo, Makassar, pada 30 Januari 2026. Korban meninggal di lokasi akibat luka tembus di dada kiri.

Polisi menetapkan tiga pemuda berusia 18–19 tahun sebagai tersangka. Bentrokan diduga dipicu provokasi antara dua kelompok warga yang sudah lama berkonflik. Para pelaku menggunakan senjata rakitan seperti busur, ketapel, dan anak panah.

Ketiga tersangka dijerat pasal pembunuhan berencana dan kepemilikan senjata tajam ilegal dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara. Polisi meningkatkan patroli di wilayah Tallo yang dikenal rawan tawuran serta mengimbau masyarakat melaporkan potensi konflik sejak dini.