BERITA

Aksi Pembusuran Kembali Terjadi, Pemuda Lasunapa Desak Polisi Bertindak Cepat Tangkap Pelakuu

3
×

Aksi Pembusuran Kembali Terjadi, Pemuda Lasunapa Desak Polisi Bertindak Cepat Tangkap Pelakuu

Sebarkan artikel ini
Ket : Agung D. Pratama, Ketua Pelajar Pemuda Mahasiswa. Sorotin tindakan Kriminal Terhadap pemuda Lasunapa

Muna, lensa-rakyat.com || Rasa aman masyarakat kembali terusik akibat aksi kekerasan yang terjadi di wilayah Kabupaten Muna. Terjadi pada pemuda asal Desa Lasunapa, Kecamatan Duruka, menjadi korban pembusuran oleh orang tak dikenal saat melintasi wilayah Desa Banggai, pada Senin malam (28/4/2026).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban saat itu tengah dalam perjalanan menuju acara lulo di Desa Korihi. Namun di tengah perjalanan, tepatnya saat melintasi Desa Banggai, korban tiba-tiba menjadi sasaran serangan menggunakan busur oleh pelaku yang hingga kini belum diketahui identitasnya. Serangan tersebut mengakibatkan korban mengalami luka serius dan harus segera mendapatkan penanganan medis.

banner 970x250

Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus kekerasan jalanan yang meresahkan masyarakat, khususnya di malam hari. Aksi pembusuran yang terjadi secara tiba-tiba tanpa alasan yang jelas tidak hanya membahayakan korban secara langsung, tetapi juga menimbulkan ketakutan luas di tengah masyarakat yang beraktivitas.

Menanggapi kejadian tersebut, Agung D. Pratama selaku Ketua Pelajar Pemuda Mahasiswa Lasunapa, yang juga merupakan bagian dari struktur Kepengurusan KNPI Kabupaten Muna, menyampaikan kecaman keras terhadap tindakan brutal tersebut. Ia menilai, aksi seperti ini tidak bisa lagi dianggap sebagai kasus biasa, melainkan sudah masuk kategori ancaman serius terhadap ketertiban dan keamanan publik.

“ Kami mengecam keras aksi pembusuran ini, Tindakan seperti ini sangat tidak manusiawi dan tidak bisa ditoleransi. Ini bukan hanya soal satu korban, tetapi menyangkut rasa aman seluruh masyarakat. Kami mendesak pihak kepolisian untuk segera bertindak cepat, menangkap pelaku, dan mengusut tuntas kasus ini tanpa pandang bulu,” tegas Agung.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa lambannya penanganan terhadap kasus-kasus serupa berpotensi memicu keresahan yang lebih besar. Bahkan, jika dibiarkan tanpa penindakan tegas, bukan tidak mungkin akan muncul reaksi-reaksi sosial yang dapat memperkeruh situasi di tengah masyarakat.

“Kami tidak ingin kejadian seperti ini terus berulang. Jika tidak ada langkah tegas dan cepat dari aparat penegak hukum, maka dikhawatirkan akan memicu konflik yang lebih luas. Negara harus hadir untuk melindungi masyarakatnya. Keamanan adalah hak dasar yang tidak boleh diabaikan,” lanjutnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing oleh spekulasi yang belum tentu benar, sembari menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada pihak kepolisian. Namun demikian, ia menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap aparat sangat bergantung pada keseriusan dan kecepatan dalam mengungkap kasus ini.

Di sisi lain, masyarakat berharap pihak kepolisian segera meningkatkan patroli dan pengawasan, khususnya di titik-titik rawan, guna mencegah terulangnya kejadian serupa. Langkah preventif dinilai sangat penting untuk mengembalikan rasa aman di tengah masyarakat.

Red