BERITA

Bantu Korban Banjir di Kota Makasar, Kapolda Cek Kesiapan Dapur Umum di Satuan Brimob Polda Sulsel

711
×

Bantu Korban Banjir di Kota Makasar, Kapolda Cek Kesiapan Dapur Umum di Satuan Brimob Polda Sulsel

Sebarkan artikel ini

Lensa-Rakyat.Com, Makassar – Kepala Kepolisian Daerah Sulawaei Selatan, Irjen. Pol. Drs. Nana Sujana, M.M., melakukan pengecekan dapur umum yang disiapkan oleh Satuan Brimob Polda Sulsel di Mako Batalyon C Pelopor, Jl Pabaeng-baeng, Rabu (08/12/2021).

Turut hadir mendampingi Kapolda dalam kegiatan tersebut diantaranya Karo Ops Polda Sulsel Kombes. Pol. Drs. Adeni Muhan Daeng Pabali, M.M., M.B.A., Kabid Humas Polda Sulsel Kombes. Pol. Ade Indrawan, S.I.K., M.H., Dansat Brimob Polda Sulsel Kombes. Pol. Muhammad Anis Prasetio Santoso, S.I.K., M. Si., Kabid Propam Polda Sulsel Kombes. Pol. Agoeng Adi Koerniawan, SH., dan beberapa Pejabat Utama Polda lainnya.

banner 970x250

Dalam sambutannya, Kapolda Sulsel mengatakan bahwa terkait dengan bencana alam yang melanda wilayah Sulsel diantaranya banjir dan longsor, Satbrimob Polda Sulsel tentunya bersama-sama dengan TNI dan BPPDB melakukan kegiatan dalam rangka membantu masyarakat yang terdampak banjir. Ada delapan Kabupaten/Kota yang terdampak bencana alam diantaranya Kota Makassar, Soppeng, Wajo, Jeneponto, Pangkep dan Kabupaten Barru. Dari Polda Sulsel kami sudah menyiapkan 3000 personel dalam rangka dikerahkan untuk membantu masyarakat.

“Apakah itu evakuasi untuk membantu masyarakat membersihkan pasca banjir dan kami juga siapkan dapur umum yang akan ditempatkan di daerah terdampak, seperti Makassar dan Pangkep. Anggota Brimob dan Sabhara di BKO kan ke lokasi-lokasi yang membutuhkan tambahan personel. Tapi kita perlu mensyukuri setelah tiga hari curah hujan yang cukup tinggi, hari ini hujan sudah menurun intensitasnya. Semoga kedepan makin menurun lagi,” tambah Kapolda Sulsel.

“Meski curah hujan sudah mulai menurun, tapi BMKG terus mengingatkan beberapa hari kedepan tetap ada curah hujan yang terkait dengan La Nina. Terkait hal itu, tentunya Polri bersama-sama TNI dan BPPDB maupun Pemda akan terus disiagan. Selain dapur umum, kami juga akan mengevakuasi masyarakat yang terdampak dan memberikan bantuan sosial,” tutup Kapolda Sulsel.

Selain memantau kesiapan dapur umum, Kapolda juga melepas personel yang akan dikerahkan untuk membantu masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Pangkep. (** )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA

Seorang buruh harian lepas bernama Basir alias Cambo (42) tewas setelah terkena anak panah dalam tawuran antarwarga di Jalan Al-Markaz, Kecamatan Tallo, Makassar, pada 30 Januari 2026. Korban meninggal di lokasi akibat luka tembus di dada kiri.

Polisi menetapkan tiga pemuda berusia 18–19 tahun sebagai tersangka. Bentrokan diduga dipicu provokasi antara dua kelompok warga yang sudah lama berkonflik. Para pelaku menggunakan senjata rakitan seperti busur, ketapel, dan anak panah.

Ketiga tersangka dijerat pasal pembunuhan berencana dan kepemilikan senjata tajam ilegal dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara. Polisi meningkatkan patroli di wilayah Tallo yang dikenal rawan tawuran serta mengimbau masyarakat melaporkan potensi konflik sejak dini.