BERITA

Cegah Timbulnya Korban Jiwa, Bhabinkamtibmas Polsek Ulaweng Bantu UPT Puskesmas Ulaweng  Tebang Pohon di Pinggir Jalan

858
×

Cegah Timbulnya Korban Jiwa, Bhabinkamtibmas Polsek Ulaweng Bantu UPT Puskesmas Ulaweng  Tebang Pohon di Pinggir Jalan

Sebarkan artikel ini

Lensa-Rakyat.comBONE : Bhabinkamtibmas Polsek Ulaweng Polres Bone Aiptu Mukhsin  membantu kepala UPT Puskesmas Ulaweng  tebang pohon jati yang berada di Depan kantor berada di pinggir jalan kelurahan Cinnong kecamatan Ulaweng kabupaten Bone Jum’at  (11/06/2021).

Dalam kesempatan tersebut Bhabinkamtibmas Aiptu Mukhsin mengatakan bahwa pohon jati yang menjorok ke jalan raya ditebang bersama warga yang lain  dikhawatirkan tumbang/roboh ke jalan karena untuk mengantisipasi datangnya musim hujan dan angin kencang,” Ucapnya

banner 970x250

Kapolsek Ulaweng Polres Bone di tempat terpisah menjelaskan kehadiran Bhabinkamtibmas di setiap kegiatan merupakan bentuk kepedulian Polri untuk selalu monitoring kegiatan yang ada di desa binaanya agar bisa tercipta situasi kamtibmas yang aman dan nyaman, pada kesempatan tersebut Bhabinkamtibmas mengajak warganya untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Tutup kapolsek Ulaweng.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA

Seorang buruh harian lepas bernama Basir alias Cambo (42) tewas setelah terkena anak panah dalam tawuran antarwarga di Jalan Al-Markaz, Kecamatan Tallo, Makassar, pada 30 Januari 2026. Korban meninggal di lokasi akibat luka tembus di dada kiri.

Polisi menetapkan tiga pemuda berusia 18–19 tahun sebagai tersangka. Bentrokan diduga dipicu provokasi antara dua kelompok warga yang sudah lama berkonflik. Para pelaku menggunakan senjata rakitan seperti busur, ketapel, dan anak panah.

Ketiga tersangka dijerat pasal pembunuhan berencana dan kepemilikan senjata tajam ilegal dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara. Polisi meningkatkan patroli di wilayah Tallo yang dikenal rawan tawuran serta mengimbau masyarakat melaporkan potensi konflik sejak dini.