BERITA

Dapat Indeks Prestasi Tertinggi Sebagai Nusa Terindah Toleransi, Kapolda NTT: Kita Jaga dan Pertahankan serta Wujudkan Dalam Kehidupan Sehari-hari

950
×

Dapat Indeks Prestasi Tertinggi Sebagai Nusa Terindah Toleransi, Kapolda NTT: Kita Jaga dan Pertahankan serta Wujudkan Dalam Kehidupan Sehari-hari

Sebarkan artikel ini

Lensa-Rakyat.Com, Ntt – Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapatkan indeks prestasi tertinggi sebagai Nusa terindah Toleransi. Indeks tersebut menurut Kementerian Agama.

Nilai Indeks Kerukunan Umat Beragama tahun 2021 masuk pada kategori baik. Rata-rata nasional 72,39 atau naik 4,93 poin dari tahun 2020.

banner 970x250

Khusus Nusa Tenggara Timur  (NTT) mendapatkan nilai 81,07 dengan indeks KUB terbaik di atas provinsi Papua yang menduduki peringkat dua mendapatkan nilai 80,20 dan Provinsi Sulawesi Utara di peringkat ke tiga yang mendapat nilai 78,35.

Indeks KUB adalah ruang diseminasi riset kebijakan berupa pemetaan kondisi kerukunan umat beragama di Indonesia. Selain itu, riset ini pun memotret dinamika keagamaan aktual sekaligus mencari formula solusi untuk kebijakan keagamaan yang lebih baik.

Kapolda NTT Irjen Pol Drs. Lotharia Latif, S.H., M.Hum., mengatakan bahwa Provinsi NTT diberikan suatu kepercayaan berdasarkan survei NTT ini adalah indeksnya tertinggi terkait dengan toleransi kerukunan umat beragama.

“Kita nanti akan bergabung dengan lintas pemuda  agama bahwa Nusa Tenggara Timur ini provinsi yang mendapatkan indeks tertinggi toleransi di Indonesia”, ucap Kapolda NTT usai memimpin Apel Gelar Pasukan Ops Lilin Renaka 2021, di Mapolda NTT, Kamis (23/12/2021) pagi.

Menurut Kapolda NTT ini merupakan suatu kehormatan karena NTT telah mendapatkan Nilai Indeks tertinggi.

“Itu suatu kehormatan dan wujud berdasarkan data. Jadi tidak hanya berdasarkan katanya. Kita diberikan suatu kepercayaan berdasarkan survei NTT ini adalah indeksnya tertinggi terkait dengan toleransi kerukunan umat beragama”, ungkapnya.

Kapolda berharap prestasi yang didapat ini dapat dipertahankan sebagai nusa terindah toleransi kerukunan umat beragama.

“Untuk itu mari kita jaga bersama sehingga kata-kata NTT sebagai nusa terindah toleransi itu wajib kita jaga. Khususnya di masa Natal dan Tahun Baru ini”, harapnya.

“Mudah-mudahan Nusa Tenggara Timur yang mendapatkan indeks prestasi tertinggi sebagai nusa terindah toleransi di Indonesia. Ini kita dapat jaga dan pertahankan dan kita dapat wujudkan di dalam kehidupan kita sehari-hari”, tandasnya. (Humas Polda Ntt )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA

Seorang buruh harian lepas bernama Basir alias Cambo (42) tewas setelah terkena anak panah dalam tawuran antarwarga di Jalan Al-Markaz, Kecamatan Tallo, Makassar, pada 30 Januari 2026. Korban meninggal di lokasi akibat luka tembus di dada kiri.

Polisi menetapkan tiga pemuda berusia 18–19 tahun sebagai tersangka. Bentrokan diduga dipicu provokasi antara dua kelompok warga yang sudah lama berkonflik. Para pelaku menggunakan senjata rakitan seperti busur, ketapel, dan anak panah.

Ketiga tersangka dijerat pasal pembunuhan berencana dan kepemilikan senjata tajam ilegal dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara. Polisi meningkatkan patroli di wilayah Tallo yang dikenal rawan tawuran serta mengimbau masyarakat melaporkan potensi konflik sejak dini.