BERITA

Dit Intelkam Polda Sulsel Gelar FGD Bahas Optimalisasi Pengawasan Program MBG Pada SPPG Polda Sulsel

94
×

Dit Intelkam Polda Sulsel Gelar FGD Bahas Optimalisasi Pengawasan Program MBG Pada SPPG Polda Sulsel

Sebarkan artikel ini

Direktorat Intelijen dan Keamanan (Dit Intelkam) Polda Sulawesi Selatan menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Optimalisasi Pengawasan untuk Menjamin Kualitas dan Keamanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Satuan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Sulsel”, bertempat di Hotel Harper Makassar, Selasa (02/12/2025).

FGD ini menghadirkan sejumlah narasumber kompeten, di antaranya Prof. Dr. Nur Haedar Jafar, S.Pt., M.Kes (Pakar Gizi FKM Unhas), Hariani Jompa, SKM., M.Kes (Ahli Gizi Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel), Kombes Pol. Ai Afriandi, S.H., S.I.K., M.M (Irwasda Polda Sulsel), serta Dr. dr. Muji Iswanty, S.H., M.H, Sp.DVE, Subsp.Ven, M.Kes, CMed selaku moderator.

banner 970x250

Turut hadir pula para kepala sekolah serta guru penerima Satuan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Sulsel.

Kegiatan dibuka oleh Wakil Direktur Intelkam Polda Sulsel, AKBP Malpa Malacoppo, S.H., S.I.K., M.I.K., mewakili Direktur Intelkam Polda Sulsel. Dalam sambutannya, ia menegaskan komitmen Polda Sulsel dalam mendukung program prioritas pemerintah, khususnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Polda Sulsel berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah melalui penguatan pengawasan di unit pelayanan pemenuhan gizi. Upaya ini diwujudkan melalui pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Untuk saat ini Polda Sulsel memiliki satu SPPG yang berada di Pacerakkang, Kecamatan Biringkanaya Makassar, dan ke depan akan menambah jumlah SPPG di setiap Polres/ta yang saat ini dalam tahap pembangunan dan persiapan,” ujar AKBP Malpa.

Ia menambahkan bahwa forum diskusi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antarinstansi, mengidentifikasi kendala di lapangan, serta merumuskan strategi pengawasan yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel.

Dalam sesi diskusi, perwakilan sekolah menyampaikan apresiasi atas langkah responsif Polda Sulsel yang turut memantau langsung pelaksanaan program MBG. Menurut mereka, kehadiran Polri di lapangan memberikan dampak positif terhadap kelancaran distribusi dan kualitas layanan makanan bergizi bagi siswa.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto, S.I.K., M.H., turut menegaskan dukungan penuh Polda Sulsel terhadap implementasi Program MBG. Ia menyampaikan bahwa pengawasan yang optimal membutuhkan keterlibatan semua pihak, termasuk Polri, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, hingga pihak sekolah.

“Melalui kegiatan FGD ini, Polda Sulsel bersama seluruh stakeholder berupaya memperkuat kolaborasi untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan tepat sasaran, aman, dan sesuai standar gizi,” ujarnya.

Editor/ H.j Rosdiana

BERITA

Seorang buruh harian lepas bernama Basir alias Cambo (42) tewas setelah terkena anak panah dalam tawuran antarwarga di Jalan Al-Markaz, Kecamatan Tallo, Makassar, pada 30 Januari 2026. Korban meninggal di lokasi akibat luka tembus di dada kiri.

Polisi menetapkan tiga pemuda berusia 18–19 tahun sebagai tersangka. Bentrokan diduga dipicu provokasi antara dua kelompok warga yang sudah lama berkonflik. Para pelaku menggunakan senjata rakitan seperti busur, ketapel, dan anak panah.

Ketiga tersangka dijerat pasal pembunuhan berencana dan kepemilikan senjata tajam ilegal dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara. Polisi meningkatkan patroli di wilayah Tallo yang dikenal rawan tawuran serta mengimbau masyarakat melaporkan potensi konflik sejak dini.