Kendari,lensa-rakyat.com || Evaluasi progres dan respon dinamika internal GMNI di Sulawesi Tenggara Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Muna mendesak DPD GMNI Sulawesi Tenggara untuk segera menggelar Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) sebagai bentuk evaluasi proses berjalannya kepengurusan.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Muna, Ruslan mengatakan DPD GMNI Sulawesi Tenggara harus menjadi corong dan membuka ruang dialog untuk meminimalisir dinamika yang kontraproduktif yang justru akan merugikan kita semua di Tubuh GMNI Sulawesi Tenggara.
“Harapannya DPD GMNI Sulawesi Tenggara segera mengambil langkah-langkah organisasi yang strategis dan taktis agar dinamika ini tidak panjang dan merembet ke mana-mana yang justru menjadikan bola liar yang bisa merugikan internal GMNI itu sendiri,” Tegasnya.
Terlepas dari itu, GMNI Muna juga mendesak agar DPD GMNI Sulawesi Tenggara segera menggelar kegiatan Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) sebagai upaya mengevaluasi progres dan program DPD selama ini. Apa lagi sampai saat ini kegiatan Kaderisasi Tingkat Menengah (KTM) belum di tutup dan di kukuhkan.Ia meyakini, forum tersebut menjadi instrumen dan ruang yang pas dan tepat, apalagi melihat dinamika internal GMNI Sulawesi Tenggara merasa perlu DPD untuk mengambil sikap cepat, tepat dan tegas, sebagai langkah strategis dan taktis untuk menjadi jembatan penyelesaian dinamika internal tersebut.
Tak hanya itu, apa lagi di forum Rapimda juga menjadi kewajiban organisasi di Tingkat Daerah untuk mengetahui dan mengevaluasi program apa saja yang sudah berjalan dalam kepengurusan DPD GMNI Sulawesi Tenggara.
“Saya pikir sudah waktunya juga untuk DPD melaksanakan Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda), mengingat kepengurusan DPD sekarang ini sudah berjalan 2 sekaligus menjadikan ruang tersebut sebagai refleksi, evaluasi dan kritik oto kritik dalam mencari formulasi perbaikan internal GMNI ke kedepan,” Tegasnya
Rapimda ini dilaksanakan berdasarkan hasil kongres XXI di Kota Ambon Provinsi Maluku yang tertuang dalam Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) GMNI.
Ia mengharapkan agar energi, tenaga dan pikiran kita sebagai anggota dan kader bisa menjadi angin segar pasca dinamika kongres ini untuk lebih memperbaiki dan berbenah agar tatanan organisasi GMNI ke depan semakin bertumbuh dan berkembang seperti apa yang kita harapkan yakni terus membumikan Marhaenisme di Jazirah Sulawesi Tenggara.
“Kami menegaskan upaya ini harus menjadi bagian konsolidasi organisasi, mengevaluasi program DPD dalam berjalannya kepengurusan serta progres Cabang yang ada di Sulawesi Tenggara.”,pungkanya.
Rapimda juga bertujuan untuk mendengarkan laporan program kerja (Progress Report) baik dari Pengurus DPD dan juga dari pengurus Cabang.
“Diharapkan melalui kegiatan Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) tersebut, DPD GMNI Sulawesi Tenggara serta Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dapat kembali merumuskan konsep kaderisasi, organisasi dan politik untuk kemajuan organisasi ke depan. Harapannya Masalah-masalah internal akan di bahas dalam forum tersebut dan di tuntaskan agar tidak berpengaruh dalam menjalankan aktivitas organisasi tersebut,” Tegasnya.
Pentingnya elaborasi dan komitmen bersama yang harus dilakukan secara dinamis di tekankan kepada kader-kader GMNI agar terus mengaktualisasikan nilai-nilai marhaenisme dalam kehidupan sehari-hari serta kita tidak terbelah dalam internal GMNI di Sulawesi Tenggara,” Bebernya.
Terakhir, GMNI Sulawesi Tenggara harus terus dinamis dalam penguatan kader dan kerja-kerja organisasi. Menjadi penting kolaborasi gerakan untuk tumbuh berkembang dan majunya GMNI Sulawesi Tenggara ke depan apa lagi GMNI Kendari ke depan akan menghadapi momentum 1 Dekade.
“Sehingga konsolidasi organisasi kepada anggota dan kader harus terus dilakukan dan berkesinambungan, selain itu juga transformasi Kepemimpinan, penguatan kualitas dan kapasitas, pendistribusian kader serta kaderisasi harus menjadi prioritas yang utama,” Bebernya.
Redaksi : Yan














