BERITA

Gebyar Presentasi Akbar MJA 2022, PT Makin Jaya Agung Perkenalkan bisnis Herbal Alami di Makassar

1387
×

Gebyar Presentasi Akbar MJA 2022, PT Makin Jaya Agung Perkenalkan bisnis Herbal Alami di Makassar

Sebarkan artikel ini

Lensa-Rakyat, Makassar – PT Makin Jaya Agung (MJA) yang bergerak dibidang perdagangan khusus produk-produk alami mencoba mengenal bisnis herbal di Kota makassar, Sulawesi Selatan melalui seminar di gelar di kantor BPPAUD DAN DIKMAS SULSEL  minggu ( 9/1 /2021 )

Salah satu Ketua Asosiasi Promotor Kesehatan Masayarakat   PT MJA, Dr. Fikki Prassetya.S.k.m..M.Kes mengatakan pihaknya menjual produk-produk herbal alami berbahan dasar gaharu dan madu borneo dari hutan kalimantan pihaknya juga melakukan penjualan lansung pada produknya

banner 970x250

Turut hadir founder MJA H.Muhlis,S.Si dan Aipda H.Yoyok Dwi Handoko,Manajer MJA Muh.Yusuf Hafid S.ST.Pi

Ia mengungkapkan PT MJA merupakan salah satu perusahan yang memberdayakan penduduk lokal tanpa melibatkan pihak asing seperti beberapa produk herbal lainya yang juga ada di indonesia

“PT MJA berbeda, punya ciri khas lokal. Punya perkebunan sendiri, pabrik sendiri, manajemen, sekolah bisnis hingga IT-nya adalah anak negeri. Ini yang perlu di dukung khususnya kehadiran di kota makassar ini sesuai arahan presiden kita, cintai produk kita. Ungkap Dr.Fikky

Ia merasa kota makassar patut berbangga dengan hadirnya PT MJA itu karna salah satu pemiliknya adalah putara daerah sultar

Dr.Fikky Prsetya menjelaskan herbal dari PT MJA memiliki sekema berbeda di banding herbal lainya. Namun secara spesifikasi izinnya ia mengakui memiliki izin yang sama yakni izin penjualan langsung. Akan tetapi, MJA mengikuti semua regulasi di Indonesia terutama kesejahteraan semua mitranya.

“Masyarakat Indonesia harus tumbuh menjadi pengusaha. Hadirnya MJA dapat menumbuhkan semangat berusaha. Kita memberikan sekolah bisnis bagi siapun tanpa memandang latar belakang asalkan punya kemauaan,” harapanya

Laporan : Gusti Pajong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA

Seorang buruh harian lepas bernama Basir alias Cambo (42) tewas setelah terkena anak panah dalam tawuran antarwarga di Jalan Al-Markaz, Kecamatan Tallo, Makassar, pada 30 Januari 2026. Korban meninggal di lokasi akibat luka tembus di dada kiri.

Polisi menetapkan tiga pemuda berusia 18–19 tahun sebagai tersangka. Bentrokan diduga dipicu provokasi antara dua kelompok warga yang sudah lama berkonflik. Para pelaku menggunakan senjata rakitan seperti busur, ketapel, dan anak panah.

Ketiga tersangka dijerat pasal pembunuhan berencana dan kepemilikan senjata tajam ilegal dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara. Polisi meningkatkan patroli di wilayah Tallo yang dikenal rawan tawuran serta mengimbau masyarakat melaporkan potensi konflik sejak dini.