BERITAHUKRIM

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menjenguk NA di Lapas Sukamiskin

801
×

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menjenguk NA di Lapas Sukamiskin

Sebarkan artikel ini

BANDUNG.LENSA-RAKYAT .Pertemuan keduanya berlangsung dalam suasana penuh keakraban diawali dengan pelukan erat Andi Sudirman Sulaiman kepada mantan pasangannya itu. Mereka pun menyempatkan berbincang-bincang menanyakan kondisi.

Staf Khusus Gubernur Sulsel, Irwan menjadi saksi keakraban keduanya bertemu. Ia mengaku, bahwa Andi Sudirman dan Nurdin Abdullahh berbincang beragam hal, termasuk perkembangan Sulsel.

banner 970x250

“Iya, dalam kunjungan bapak Gubernur ke Bandung, beliau berkunjung khusus untuk menjenguk bapak Prof. Nurdin Abdullah di Lapas Sukamiskin,” ungkapnya, Jum’at (10/6/2022).

Ia mengaku, bahwa “Bapak Gubernur menyampaikan perkembangan Sulsel, khususnya terkait pelaksanaan Visi Misi, bahwa apa yang menjadi prioritas (RPJMD 2018-2023) tetap dilanjutkan secara bertahap,” jelasnya.

Dipertemuan itu, Nurdin Abdullah mengapresiasi kerja keras yang selama ini dibangun Andi Sudirman dalam menjadi pemimpin bagi 9 juta lebih masyarakat Sulsel. Dimana Pemerintah Provinsi Sulsel dibawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman terus memperlihatkan progres yang terus membaik.

Bahkan Nurdin Abdullah mendorong Gubernur Andi Sudirman Sulaiman untuk kembali maju dalam kontestasi Pilgub Sulsel 2021. “Majumi lagi, karena masyarakat banyak berharap. Sulsel ini butuh wajah baru dan anak muda kayak kita. Dulu juga pernah saya sampaikan,” kata Irwan mengikuti perkataan Nurdin Abdullah.

Nurdin Abdullah pun memotivasi, “bekerja terus pak Gub saya support. Memang memimpin Sulsel perlu kesabaran dan ketegasan,” ungkapnya.

Menanggapi itu, Andi Sudirman hanya merespon apreasiasi bahwa mantan pasangannya itu tetap mau memberi masukan dan dukungan. Ia lantas berkata, “terima kasih tetap mau mensupport, memberi masukan dan saat ini, saya fokus bekerja. Maksimalkan proses pemulihan ekonomi dan program-program strategis yang dibutuhkan masyarakat kita karena saat ini system Keuangan dan kondisi ekonomi butuh perhatian khusus ” ungkapnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA

Seorang buruh harian lepas bernama Basir alias Cambo (42) tewas setelah terkena anak panah dalam tawuran antarwarga di Jalan Al-Markaz, Kecamatan Tallo, Makassar, pada 30 Januari 2026. Korban meninggal di lokasi akibat luka tembus di dada kiri.

Polisi menetapkan tiga pemuda berusia 18–19 tahun sebagai tersangka. Bentrokan diduga dipicu provokasi antara dua kelompok warga yang sudah lama berkonflik. Para pelaku menggunakan senjata rakitan seperti busur, ketapel, dan anak panah.

Ketiga tersangka dijerat pasal pembunuhan berencana dan kepemilikan senjata tajam ilegal dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara. Polisi meningkatkan patroli di wilayah Tallo yang dikenal rawan tawuran serta mengimbau masyarakat melaporkan potensi konflik sejak dini.