Fakfak, Lensa-rakyat.com || Politeknik Negeri Fakfak (Polinef) kembali menghadirkan inovasi berbasis potensi lokal melalui pengembangan lotion anti-malaria berbahan minyak atsiri pala, yang diproyeksikan menjadi produk unggulan baru Kabupaten Fakfak. Inovasi ini merupakan hasil penelitian tim dosen Polinef yang dibantu mahasiswa, dengan tujuan meningkatkan nilai tambah komoditas pala sekaligus mendukung pengembangan ekonomi daerah.
Pala merupakan komoditas khas Fakfak yang selama ini sebagian besar dipasarkan dalam bentuk mentah. Melalui penelitian terapan ini, Polinef mendorong hilirisasi pala dengan memanfaatkannya sebagai bahan aktif produk kesehatan.
Pemilihan lotion anti-malaria sebagai produk unggulan didasarkan pada kebutuhan masyarakat Fakfak yang berada di wilayah endemis malaria. Dengan menggabungkan aspek kesehatan dan potensi lokal, produk ini diharapkan memiliki daya saing sekaligus manfaat nyata bagi masyarakat. Selain itu, produk ini dirancang agar dapat diproduksi dalam skala UMKM sehingga membuka peluang usaha baru berbasis pala.
Sebagai bagian dari pengembangan potensi daerah, Polinef juga melakukan diseminasi awal kepada masyarakat dan memperkenalkan peluang pengolahan pala menjadi produk bernilai tinggi. Antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa inovasi ini memiliki peluang besar untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai produk khas Fakfak.
Melalui pengembangan lotion anti-malaria berbasis minyak atsiri pala, Polinef menegaskan komitmennya dalam menghasilkan produk unggulan daerah yang berbasis riset, berorientasi pada kebutuhan masyarakat, dan mendukung peningkatan ekonomi lokal. Produk ini diharapkan menjadi langkah awal pengembangan berbagai produk turunan pala lainnya yang mampu memperkuat identitas dan daya saing Kabupaten Fakfak.
Editor : Roy














