BERITA

HUT ke-51 Pasukan Gegana: Momentum Penguatan Solidaritas, Profesionalisme, dan Silaturahmi

59
×

HUT ke-51 Pasukan Gegana: Momentum Penguatan Solidaritas, Profesionalisme, dan Silaturahmi

Sebarkan artikel ini

Makassar — Pasukan Gegana memperingati Hari Ulang Tahun ke-51 melalui acara syukuran yang digelar pada malam yang hangat dan penuh kebersamaan. Meski peringatan resmi jatuh pada tanggal 27, kegiatan ini diundur untuk menyesuaikan agenda pimpinan, sekaligus memastikan kehadiran para komandan serta tamu kehormatan yang menjadi bagian penting dari tradisi tahunan satuan ini.

Acara dibuka dengan doa serta sambutan penuh hormat. Kehadiran jajaran pejabat utama, perwira, Bintara, Bhayangkari, serta purnawirawan menambah kekhidmatan peringatan yang berlangsung meriah tersebut.

banner 970x250

Dalam sambutannya, pimpinan menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam kepada seluruh personel Pasukan Gegana serta para tamu undangan yang hadir. Beliau menegaskan bahwa ulang tahun ke-51 ini bukan sekadar peringatan, tetapi sebuah pengingat bahwa perjalanan panjang yang telah dilalui kelompok ini tidak terlepas dari solidaritas, pengabdian, dan loyalitas para anggotanya.

Malam ini adalah malam yang baik dan penuh berkah. Kami bersyukur bisa melaksanakan syukuran HUT ke-51 Pasukan Gegana dengan kehadiran para komandan, perwira, Bintara, serta Bhayangkari yang selama ini menjadi kekuatan utama satuan,” ujar beliau dalam sambutannya.

Beliau juga menyampaikan harapan agar Pasukan Gegana terus berkembang menjadi satuan yang semakin profesional, modern, serta siap menghadapi tantangan tugas di masa mendatang. Peningkatan kualitas sumber daya manusia, kelengkapan sarana dan prasarana, serta perluasan dukungan operasional menjadi prioritas agar satuan ini dapat semakin hadir memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Semoga ke depan Pasukan Gegana semakin kuat, lebih maju, dan lebih profesional dalam menjalankan tugas. Kita berharap dukungan sarana, termasuk penambahan fasilitas seperti subling komputer, dapat terus terwujud agar Gegana mampu menjangkau wilayah secara lebih luas dan optimal,” tambahnya.

Acara ini juga menjadi ajang silaturahmi lintas generasi. Hadir pula beberapa mantan komandan yang pernah memimpin Pasukan Gegana pada masa sebelumnya. Kebersamaan ini menghadirkan suasana hangat, penuh nostalgia, serta menjadi kesempatan bertukar pengalaman dalam rangka memperkokoh jiwa korps.

Selain itu, banyaknya karangan bunga yang terpajang di depan Gedung Gegana pada malam tersebut menjadi bukti besarnya perhatian serta kecintaan masyarakat, mitra, dan para sahabat terhadap satuan ini.

Di akhir sambutan, pimpinan menyampaikan permohonan maaf bila terdapat kekurangan dalam pelaksanaan acara, sekaligus memberikan apresiasi kepada seluruh anggota serta Bhayangkari yang terlibat. Beliau menegaskan bahwa keberhasilan dan kekuatan satuan bukan hanya berasal dari pimpinan, tetapi juga dari kesolidan anggota dan dukungan keluarga.

Acara syukuran kemudian dilanjutkan dengan doa, ramah tamah, serta diskusi santai antar komandan dan anggota dari berbagai generasi—sebuah momen yang mempertegas bahwa Pasukan Gegana bukan hanya satuan tugas, tetapi keluarga besar yang selalu menjunjung tinggi persaudaraan.

penulis/ sari/ Rosdiana

BERITA

Seorang buruh harian lepas bernama Basir alias Cambo (42) tewas setelah terkena anak panah dalam tawuran antarwarga di Jalan Al-Markaz, Kecamatan Tallo, Makassar, pada 30 Januari 2026. Korban meninggal di lokasi akibat luka tembus di dada kiri.

Polisi menetapkan tiga pemuda berusia 18–19 tahun sebagai tersangka. Bentrokan diduga dipicu provokasi antara dua kelompok warga yang sudah lama berkonflik. Para pelaku menggunakan senjata rakitan seperti busur, ketapel, dan anak panah.

Ketiga tersangka dijerat pasal pembunuhan berencana dan kepemilikan senjata tajam ilegal dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara. Polisi meningkatkan patroli di wilayah Tallo yang dikenal rawan tawuran serta mengimbau masyarakat melaporkan potensi konflik sejak dini.