BERITADAERAH

Kades Kenje mengikuti Rapat Koordinasi kepala desa se- kabupaten Polewali Mandar

886
×

Kades Kenje mengikuti Rapat Koordinasi kepala desa se- kabupaten Polewali Mandar

Sebarkan artikel ini

Polman, Lensa-Rakyat.Com | Rabu,09/07/2021, Rapat Koordinasi (Rakor) para kepala desa se- kabupaten Polman yang dilaksanakan diaula kantor desa mapilli barat diikuti langsung oleh kepala desa Kenje alimuddin,S.Ip.
Rakor dibagi dalam 3 zona diempat Kecamatan antara lain kecamatan Campalagian,kecamatan Luyo,kecamatan mapilli dan kecamatan Tutar.

Kegiatan Rakor ini dihadiri langsung oleh kepala dinas PMD kabupaten polman Hj. Andi Nursami M,SE.,M.Adm.KP,beserta jajarannya,camat campalagian,camat luyo,camat mapilli,camat Tutar,bhabinkamtibmas desa mapilli barat,Babinsa desa mapilli barat,tenaga ahli kabupaten dan semua kepala desa di empat kecamatan.

banner 970x250

Melalui sambungan telepon kepada awak lensa-rakyat.com Kades Kenje Alimuddin sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan Rakor ini karena sangat bermanfaat bagi para kepala desa didalam menerapkan pengetahuan yang didapat guna meningkatkan kinerja pelayanan publik,pembangunan infrastruktur dipimpinnya, tutupnya.

Laporan : Serman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA

Seorang buruh harian lepas bernama Basir alias Cambo (42) tewas setelah terkena anak panah dalam tawuran antarwarga di Jalan Al-Markaz, Kecamatan Tallo, Makassar, pada 30 Januari 2026. Korban meninggal di lokasi akibat luka tembus di dada kiri.

Polisi menetapkan tiga pemuda berusia 18–19 tahun sebagai tersangka. Bentrokan diduga dipicu provokasi antara dua kelompok warga yang sudah lama berkonflik. Para pelaku menggunakan senjata rakitan seperti busur, ketapel, dan anak panah.

Ketiga tersangka dijerat pasal pembunuhan berencana dan kepemilikan senjata tajam ilegal dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara. Polisi meningkatkan patroli di wilayah Tallo yang dikenal rawan tawuran serta mengimbau masyarakat melaporkan potensi konflik sejak dini.