BERITADAERAH

KEPALA DESA KENJE TURUN LANGSUNG MELIHAT KEADAAN BEBERAPA DUSUN YANG TERGENANG AIR AKIBAT HUJAN LEBAT

644
×

KEPALA DESA KENJE TURUN LANGSUNG MELIHAT KEADAAN BEBERAPA DUSUN YANG TERGENANG AIR AKIBAT HUJAN LEBAT

Sebarkan artikel ini

LENSA – RAKYAT.COM, POLMAN – Akibat sudah beberapa hari turun hujan deras di wilayah desa kenje kecamatan campalagian kabupaten polman dimana hujan terjadi dari pagi hingga malam mengakibatkan beberapa dusun ikut banjiir diantaranya dusun galung,ujung baru,kampung baru dan lapeo kenje

Saat media ini konfirnasi dengan Kepala desa kenje Alimuddin S.Ip mengatakan saya selaku kepala desa turun langsung bersama masyarakat bersihkan saluran air agar bisa mengalir dengan lancar sebab beberapa dusun sudah banjir walaupun masih sebatas tumit orang dewasa.ungkapnya .kamis ( 9/12/2021 )

banner 970x250

Masih Alimuddin dari pagi hingga malam kondisi pemukiman warga sudah ada beberapa yang sudah tergenang air akibat hujan walaupun masih dibadan jalan masuk kedusun- dusun dan semua saluran air sudah penuh .saya bersama masyarakat mencari seperti apa solusinya untuk minimalisir seperti apa agar air bisa mengalir dengan baik.tutupnya

Laporan : Serman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA

Seorang buruh harian lepas bernama Basir alias Cambo (42) tewas setelah terkena anak panah dalam tawuran antarwarga di Jalan Al-Markaz, Kecamatan Tallo, Makassar, pada 30 Januari 2026. Korban meninggal di lokasi akibat luka tembus di dada kiri.

Polisi menetapkan tiga pemuda berusia 18–19 tahun sebagai tersangka. Bentrokan diduga dipicu provokasi antara dua kelompok warga yang sudah lama berkonflik. Para pelaku menggunakan senjata rakitan seperti busur, ketapel, dan anak panah.

Ketiga tersangka dijerat pasal pembunuhan berencana dan kepemilikan senjata tajam ilegal dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara. Polisi meningkatkan patroli di wilayah Tallo yang dikenal rawan tawuran serta mengimbau masyarakat melaporkan potensi konflik sejak dini.