BERITADAERAH

Kepala Madrasah DDI Mattoanging Di Rotasi, Ketua Yayasan; Suatu Hal yang biasa

623
×

Kepala Madrasah DDI Mattoanging Di Rotasi, Ketua Yayasan; Suatu Hal yang biasa

Sebarkan artikel ini

Lensa-Rakyat.Com,Bantaeng – Pada hari kamis, 6 Januari 2022, berlokasi di Pondok Pesantren DDI Mattoanging kabupaten Bantaeng dilaksanakan Pelantikan Kepala Madrasah yang berada dibawah naungan Yayasan Darul Falah DDI Mattoanging Kabupaten Bantaeng.

Kepala Madrasah yang dilantik diantaranya Kepala Sekolah MA, MTS dan MIS untuk masa bakti 2022-2025. Mereka adalah Fatimah,ss.i kepala madrasah aliyah,
Drs.H.Sirajuddin kepala madrasah Tsanawiyah,
Marsus,S.pd.I kepala madrasah Ibtidaiyah

banner 970x250

Pada Pelantikan Kepala Madrasah ini, menghadirkan Pengurus Pimpinan Cabang DDI Mattoanging Kecamatan Bantaeng, pengurus Yayasan Darul Falah DDI Mattoanging Bantaeng, Pimpinan Pondok Pesantren DDI Mattonging Bantaeng, Tenaga Pendidik dan Pembina Pondok.

Ketua Yayasan Darul Falah DDI Mattoanging Bantaeng, Husnul Khuluk, S.Pd.I memberikan selamat kepada Kepala Madrasah yang baru dilantik. Semoga kepercayaan dan amanah ini dapat dijalankan dengan baik dan penuh tanggung jawab dan mengucapkan terima kasih kepada Kepala Madrasah lama atas dedikasi, loyalitas dan pengabdiannya semoga menjadi amal jariyah.

Pergantian atau rotasi Kepala Madrasah adalah hal biasa dalam sebuah organisasi sekolah, demi penyegaran dan upaya kaderisasi kepemimpinan dan juga penataan manajemen sekolah serta pembinaan karir yang merupakan pertimbangan terjadinya pergantian pimpinan.

Harapan kami semoga dengan adanya pergantian atau rotasi ini dapat membawa perbaikan pada kualitas mutu pendidikan di lingkungan Ponpes DDI Mattoanging Kabupaten Bantaeng. Tegasnya

Kami berharap pula agar Kepala Madrasah yang baru dilantik bisa kreatif serta inovatif dan mampu mengayomi para guru dan bawahan dengan cara bekerja sama untuk meningkatkan kemajuan kualitas mutu pendidikan di Ponpes DDI Mattoanging Bantaeng. Ucapnya saat ditemui Awak Media, Kamis 6 Januari 2022. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA

Seorang buruh harian lepas bernama Basir alias Cambo (42) tewas setelah terkena anak panah dalam tawuran antarwarga di Jalan Al-Markaz, Kecamatan Tallo, Makassar, pada 30 Januari 2026. Korban meninggal di lokasi akibat luka tembus di dada kiri.

Polisi menetapkan tiga pemuda berusia 18–19 tahun sebagai tersangka. Bentrokan diduga dipicu provokasi antara dua kelompok warga yang sudah lama berkonflik. Para pelaku menggunakan senjata rakitan seperti busur, ketapel, dan anak panah.

Ketiga tersangka dijerat pasal pembunuhan berencana dan kepemilikan senjata tajam ilegal dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara. Polisi meningkatkan patroli di wilayah Tallo yang dikenal rawan tawuran serta mengimbau masyarakat melaporkan potensi konflik sejak dini.