BERITA

KSAD Jenderal Dudung Temui Kapolri: TNI Polri akan Bersinergi dan Tetap Solid

759
×

KSAD Jenderal Dudung Temui Kapolri: TNI Polri akan Bersinergi dan Tetap Solid

Sebarkan artikel ini

Lensa-Rakyat.Com, Jakarta – Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menerima kunjungan Kepala Staf Angkatan Darat KSAD, Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M., di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (1/12/21).

“Baru saja saya mendapatkan kunjungan dari Bapak KSAD, banyak hal kita diskusikan khususnya bagaimana menjaga sinergitas dan soliditas antara TNI dan Polri di dalam laksanakan tugas-tugas di lapangan,” ujar Kapolri.

banner 970x250

Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menyampaikan pihaknya berkomitmen untuk memperkuat sinergitas antara institusi. Khususnya bersinergi dalam mengawal dan menjaga kebijakan pemerintah hingga situasi Kamtibmas.

“Kami sepakat bahwa sinergitas dan Solidatas yang telah terjalin selama ini akan semakin kita optimalkan dalam pelaksanaan tugas mendatang,” terang Kapolri.

Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Darat KSAD, Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M., menyampaikan pihaknya juga berkomitmen untuk meningkatkan koordinasi bersama Polri.

“Setiap ada apapun bentuk ancaman TNI dengan Kepolisian harus bergerak cepat. Jangan nunggu waktu karena ini kita dukung program pemerintah bagaimana pasca Covid luar biasa. Masyarakat sangat menantikan bagaimana pemulihan perekonomian,” jelasnya.

Lanjutnya Kepala Staf Angkatan Darat KSAD, Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M., menambahkan pihaknya juga meminta Komando Daerah Militer untuk berkoordinasi dengan Polri untuk membantu pemerintah dalam rangka pertumbuhan ekonomi.

“Dan ke depan saya dengan Kepolisian akan selalu bersinergi soliditas tetap kita jaga dimana pun berada adalah kepentingan rakyat. Saya sampaikan bahwa jajaran AD kalian harus dicintai dan disayangi rakyat, tetapi yang lebih hebat lagi kalian harus mencintai rakyatnya,” pungkasnya. ( Humas Polri )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA

Seorang buruh harian lepas bernama Basir alias Cambo (42) tewas setelah terkena anak panah dalam tawuran antarwarga di Jalan Al-Markaz, Kecamatan Tallo, Makassar, pada 30 Januari 2026. Korban meninggal di lokasi akibat luka tembus di dada kiri.

Polisi menetapkan tiga pemuda berusia 18–19 tahun sebagai tersangka. Bentrokan diduga dipicu provokasi antara dua kelompok warga yang sudah lama berkonflik. Para pelaku menggunakan senjata rakitan seperti busur, ketapel, dan anak panah.

Ketiga tersangka dijerat pasal pembunuhan berencana dan kepemilikan senjata tajam ilegal dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara. Polisi meningkatkan patroli di wilayah Tallo yang dikenal rawan tawuran serta mengimbau masyarakat melaporkan potensi konflik sejak dini.