BERITA

Pagelaran Seni Budaya Meriahkan Hari Kebudayaan Nasional dan HUT Kota Makassar

202
×

Pagelaran Seni Budaya Meriahkan Hari Kebudayaan Nasional dan HUT Kota Makassar

Sebarkan artikel ini
0-0x0-0-0-{}-0-0#

Makassar, 19 Oktober 2025 — Dalam rangka menyambut Hari Kebudayaan Nasional sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun Kota Makassar, Dinas Kebudayaan Kota Makassar menggelar Pagelaran Seni Budaya yang berlangsung meriah dan penuh semangat.

banner 970x250

Sebelum kegiatan utama dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kebudayaan Kota Makassar, para peserta terlebih dahulu melakukan kunjungan edukatif ke Museum Kota Makassar. Kunjungan ini bertujuan memberikan wawasan sejarah serta memperkenalkan nilai-nilai budaya lokal kepada para peserta sebelum mengikuti rangkaian acara inti.

“Efisiensi waktu kita manfaatkan dengan baik. Sambil menunggu kehadiran Bapak Kepala Dinas yang akan membuka kegiatan ini, peserta kami arahkan terlebih dahulu berkunjung ke museum,” ujar panitia melalui MC acara.

Dinas Kebudayaan Kota Makassar setiap tahunnya rutin melaksanakan kegiatan pembelajaran budaya dan sejarah melalui kunjungan ke berbagai destinasi bersejarah, seperti Benteng Somba Opu, Makam Raja-Raja Tallo, hingga sanggar-sanggar seni binaan Dinas Kebudayaan. Namun, tahun ini kegiatan dikemas lebih menarik dengan menghadirkan Pagelaran Seni Budaya yang melibatkan berbagai pementasan dari daerah lain di Indonesia.

0-2976×3968-0-0-{}-0-24#

Selain menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal, kami juga ingin anak-anak bisa menyaksikan langsung berbagai pementasan seni dari daerah lain, seperti dari Sumatera Selatan, agar mereka memperoleh wawasan budaya yang lebih luas,” jelas Andi Patiware, S.STP., M.M., Kepala Dinas Kebudayaan Kota Makassar.

Kegiatan ini diikuti oleh 10 sekolah dari berbagai wilayah di Kota Makassar. Masing-masing sekolah mengutus lima siswa dan satu guru pendamping untuk berpartisipasi dalam lomba dan pementasan seni budaya.

Melalui kegiatan ini, Dinas Kebudayaan Kota Makassar berharap agar generasi muda semakin mengenal, mencintai, dan melestarikan warisan budaya bangsa, sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas kebudayaan Indonesia.

Penulis: Safri / Hamaza Yaya

BERITA

Seorang buruh harian lepas bernama Basir alias Cambo (42) tewas setelah terkena anak panah dalam tawuran antarwarga di Jalan Al-Markaz, Kecamatan Tallo, Makassar, pada 30 Januari 2026. Korban meninggal di lokasi akibat luka tembus di dada kiri.

Polisi menetapkan tiga pemuda berusia 18–19 tahun sebagai tersangka. Bentrokan diduga dipicu provokasi antara dua kelompok warga yang sudah lama berkonflik. Para pelaku menggunakan senjata rakitan seperti busur, ketapel, dan anak panah.

Ketiga tersangka dijerat pasal pembunuhan berencana dan kepemilikan senjata tajam ilegal dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara. Polisi meningkatkan patroli di wilayah Tallo yang dikenal rawan tawuran serta mengimbau masyarakat melaporkan potensi konflik sejak dini.