BERITANASIONAL

Pegawai Purna Bakti Setjen DPR Diharap Dapat Mengabdi pada Masyarakat

511
×

Pegawai Purna Bakti Setjen DPR Diharap Dapat Mengabdi pada Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Lensa-Rakyat.Com, jakarta – Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Jenderal DPR RI Setyanta Nugraha melepas lima pegawai Sekretariat Jenderal DPR RI yang memasuki masa pensiun terhitung pada 1 Desember 2021. Dalam kesempatan tersebut, Totok, sapaan akrab Setyanta Nugraha menyampaikan rasa terima dan penghargaan atas pengabdian dan loyalitas yang telah diberikan lima pegawai selama melaksanakan tugas di Kesetjenan DPR RI.

“Selain ucapan terima kasih dan penghargaan yang tinggi atas loyalitas dan dedikasinya, kami dari pimpinan Sekretariat Jenderal juga meminta maaf apabila selama ini dalam interaksi organisasi ada hal-hal yang kurang berkenan,” ujar Totok saat memberikan sambutan di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Senin (29/11/2021).

banner 970x250

Lebih lanjut Totok mengatakan Setjen DPR RI akan terus berupaya untuk melakukan pembinaan kepada pegawai Setjen DPR RI dari awal masuk hingga pensiun. “Dan Insya Allah setelah masa pensiun nanti bukan berarti terputus, tetapi kami membuka diri untuk bisa bersilaturahmi apalagi sudah ada organisasi P3S (Persatuan Pensiunan Pegawai Sekretariat DPR RI),” tambahnya.

Ke depan, para pegawai yang telah memasuki masa pensiun diharapkan pengabdiannya tidak akan terputus dan terus berlanjut, meski tidak lagi mengabdi di Setjen DPR RI. “Pengabdian boleh terputus di instansi, tetapi pengabdian itu terus dilanjutkan terutama untuk keluarga, mungkin yang selama ini sering ditinggalkan, kemudian juga kepada masyarakat ya,” imbuh Totok.

Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan setelah pensiun tersebut, tambah Setyanta diharapkan juga dapat menumbuhkan pikiran yang sehat dan positif sehingga akan menumbuhkan jiwa yang sehat pula. “Apalagi kalau teman-teman memiliki usaha yang sifatnya produktif, itu harapan kami, karena ketika menjelang pensiun itu ada program-program seperti pelatihan, terutama pelatihan kewirausahaan,” jelas Totok.

Adapun, lima pegawai yang memasuki masa pensiun adalah Dermahati (Perawat Penyelia Bagian Layanan Kesehatan), Gani Pahlefi (Pengadministrasi Umum Bidang Pelatihan Teknis), Irwan (Pengadministrasi Umum Bagian Sekretariat Komisi VII), Maryadi (Pengolah Data Bagian Sekretariat Komisi IV), dan Napsiah (Analis Tata Usaha Bagian Sekretariat Mahkamah Kehormatan Dewan). ( SEKRETARIAT JENDERAL )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA

Seorang buruh harian lepas bernama Basir alias Cambo (42) tewas setelah terkena anak panah dalam tawuran antarwarga di Jalan Al-Markaz, Kecamatan Tallo, Makassar, pada 30 Januari 2026. Korban meninggal di lokasi akibat luka tembus di dada kiri.

Polisi menetapkan tiga pemuda berusia 18–19 tahun sebagai tersangka. Bentrokan diduga dipicu provokasi antara dua kelompok warga yang sudah lama berkonflik. Para pelaku menggunakan senjata rakitan seperti busur, ketapel, dan anak panah.

Ketiga tersangka dijerat pasal pembunuhan berencana dan kepemilikan senjata tajam ilegal dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara. Polisi meningkatkan patroli di wilayah Tallo yang dikenal rawan tawuran serta mengimbau masyarakat melaporkan potensi konflik sejak dini.