BERITA

Pelaku Serangan Pembusuran dan Pemukulan Belum Ditangkap, Kinerja Aparat Dipertanyakan

33
×

Pelaku Serangan Pembusuran dan Pemukulan Belum Ditangkap, Kinerja Aparat Dipertanyakan

Sebarkan artikel ini
Ket : Agung D. Pratama, Pemuda Kecamatan Duruka

MUNA,Lensa-rakyat || Penanganan kasus kekerasan yang melibatkan dua desa di Kabupaten Muna kembali menjadi sorotan. Hingga kini, pelaku serangan pembusuran terhadap warga Desa Lasunapa serta pelaku pemukulan terhadap warga Desa Banggai belum juga berhasil diamankan oleh pihak kepolisian ( Selasa, 6 Mei 2026 ).

Diketahui, peristiwa serangan pembusuran terjadi pada Senin malam (28/4/2026), saat seorang pemuda asal Desa Lasunapa, Kecamatan Duruka, menjadi korban serangan orang tak dikenal ketika melintasi wilayah Desa Banggai. Korban mengalami luka serius dan harus mendapatkan penanganan medis.

banner 970x250

Namun, insiden tersebut bukanlah kejadian yang berdiri sendiri. Sebelumnya, sempat terjadi aksi pemukulan di Desa Lasunapa terhadap seorang warga asal Desa Banggai,menurut korban yang melakukan salah satu masyakarat desa lasunapa, Peristiwa itu terjadi saat korban tengah mengantre minyak tanah, yang kemudian berujung pada tindakan kekerasan.

Rangkaian kejadian ini dinilai saling berkaitan dan berpotensi memicu ketegangan antarwarga jika tidak segera ditangani secara serius. Sayangnya, hingga saat ini kedua kasus tersebut belum menunjukkan perkembangan signifikan dalam hal penangkapan pelaku.
Kondisi ini memicu pertanyaan publik terhadap kinerja aparat penegak hukum. Agung D. Pratama, selaku Pemuda Kecamatan Duruka, menyampaikan kritik terbuka terhadap lambannya penanganan kasus tersebut.

“Sampai hari ini, baik pelaku serangan pembusuran maupun pelaku pemukulan belum juga ditangkap. Padahal ini sudah jelas menimbulkan keresahan di masyarakat. Kami mempertanyakan keseriusan pihak kepolisian dalam menangani kasus ini,” tegas Agung.
Ia menilai, jika aparat tidak segera mengambil langkah tegas, maka potensi konflik sosial akan semakin besar dan sulit dikendalikan.

“Ini bukan sekadar kasus biasa. Ada rangkaian peristiwa yang jika dibiarkan bisa memicu konflik yang lebih luas. Kepolisian harus segera bertindak cepat, profesional, dan transparan dalam mengusut tuntas kasus ini,” lanjutnya.

Oleh itu, ia mendesak agar aparat kepolisian tidak hanya fokus pada penanganan setelah kejadian, tetapi juga meningkatkan upaya pencegahan melalui patroli dan pendekatan kepada masyarakat.

Agung kini berharap adanya langkah nyata dari pihak kepolisian untuk segera mengungkap dan menangkap para pelaku, guna menghindari eskalasi konflik serta mengembalikan rasa aman di tengah kehidupan sosial warga khususnya di kecamatan duruka.

Roy