BERITA

Personil Satgas TMMD Gelar Pembuatan Drainase Bersama Masyarakat Talang Maur

470
×

Personil Satgas TMMD Gelar Pembuatan Drainase Bersama Masyarakat Talang Maur

Sebarkan artikel ini

Lensa-Rakyat.comLima Puluh Kota : Anggota Satgas TMMD/N ke 111 tahun 2021 Kodim 0306/50 Kota melakukan pembuatan Drainase bersama masyarakat Nagari Talang Maur. Drainase ini dibuat mengingat selama ini memang belum ada Drainase yang memadai untuk saluran pembuangan air.

Pembuatan Drainase ini dilakukan semenjak pagi hari, Sabtu (26/6/2021) yang melibatkan masyarakat setempat. Kerja sama yang terjalin antara personil masyarakat ini sangat membantu proses pengerjaan. Hal ini juga menunjukkan kebersamaan dan keakraban anggota TNI dengan masyarakat.

banner 970x250

Dalam proses pembuatan Drainase ini, banyak percakapan yang terjadi. Warga mengungkapkan bahwa dengan adanya kegiatan TMMD/N ini, telah banyak perubahan yang terbentuk di Nagari Talang Maur, dan telah banyak perkembangan yang terjadi, baik itu dalam kearsipan, peningkatan fungsi tempat-tempat tertentu seperti posko dan deplot, serta membangkitkan semangat masayarakat salam melanjutkan usaha rumahan yang mereka rintis. Kegiatan pembangunan Drainase ini berjalan dengan aman dan lancar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA

Seorang buruh harian lepas bernama Basir alias Cambo (42) tewas setelah terkena anak panah dalam tawuran antarwarga di Jalan Al-Markaz, Kecamatan Tallo, Makassar, pada 30 Januari 2026. Korban meninggal di lokasi akibat luka tembus di dada kiri.

Polisi menetapkan tiga pemuda berusia 18–19 tahun sebagai tersangka. Bentrokan diduga dipicu provokasi antara dua kelompok warga yang sudah lama berkonflik. Para pelaku menggunakan senjata rakitan seperti busur, ketapel, dan anak panah.

Ketiga tersangka dijerat pasal pembunuhan berencana dan kepemilikan senjata tajam ilegal dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara. Polisi meningkatkan patroli di wilayah Tallo yang dikenal rawan tawuran serta mengimbau masyarakat melaporkan potensi konflik sejak dini.