BERITA

Pertahankan Keasiran Talang Maur, Tim Wasev Tanam Pohon Mahoni di Lokasi TMMD

971
×

Pertahankan Keasiran Talang Maur, Tim Wasev Tanam Pohon Mahoni di Lokasi TMMD

Sebarkan artikel ini

Lensa-Rakyat.ComLima Puluh Kota : Dalam rangkaian Kunjungan Kerja Tim Wasev yang terdiri dari Wasslog Kasad Brigjen TNI Yayan Suryana, S.I.P dan Kapok Sahli Pangdam I/BB Brigjen TNI Junaedi, S.A.P beserta rombongan melakukan penanaman pohon di lokasi TMMD/N ke 111. Penanaman pohon ini telah dilakukan sebelum nya oleh Wakil Gubernur dan Kasrem 032/WBR. Pada hari, Selasa (22/6/2021) Brigjen TNI Yayan Suryana, S.I.P dan Brigjen TNI Junaedi, S.A.P juga mengambil tempat.

Kegiatan penanaman pohon ini didampingi oleh Dandim 0306/50 Kota Letkol Kav Ferry Lahe, S.A.P, MH selaku Dansatgas TMMD/N ke 111 tahun 2021 Kodim 0306/50 Kota. Jenis tanaman yang di tanam adalah pohon Mahoni yang dirahapkan nantinya bisa mempertahankan keasrian Nagari Talang Maur.

banner 970x250

Kegiatan penanaman pohon ini berjalan dengan lancar. Tim Wasev sangat berharap kegiatan TMMD/N ke 111 memberikan manfaat yang besar terhadap rakyat dan Nagari yang menjadi tempat dilaksanakan nya rangkaian kegiatan TMMD/N ke 111 tahun 2021 Kodim 0306/50 Kota.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA

Seorang buruh harian lepas bernama Basir alias Cambo (42) tewas setelah terkena anak panah dalam tawuran antarwarga di Jalan Al-Markaz, Kecamatan Tallo, Makassar, pada 30 Januari 2026. Korban meninggal di lokasi akibat luka tembus di dada kiri.

Polisi menetapkan tiga pemuda berusia 18–19 tahun sebagai tersangka. Bentrokan diduga dipicu provokasi antara dua kelompok warga yang sudah lama berkonflik. Para pelaku menggunakan senjata rakitan seperti busur, ketapel, dan anak panah.

Ketiga tersangka dijerat pasal pembunuhan berencana dan kepemilikan senjata tajam ilegal dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara. Polisi meningkatkan patroli di wilayah Tallo yang dikenal rawan tawuran serta mengimbau masyarakat melaporkan potensi konflik sejak dini.