BERITA

Pimpin Apel Pagi, Kapolsek Tamalanrea Apresiasi Pelaksanaan Tugas Anggota

483
×

Pimpin Apel Pagi, Kapolsek Tamalanrea Apresiasi Pelaksanaan Tugas Anggota

Sebarkan artikel ini

Lensa-Rakyat.Com, Makassar – Kapolsek Tamalanrea Polrestabes Makassar Kompol Dr. Saharuddin, SH, MM memimpin apel pagi di halaman Polsek Tamalanrea, Jalan Tamalanrea Raya BTP, Senin (14/2/2022)

Dalam pelaksanaan Apel Jam Pimpinan tersebut, Kompol Dr. Saharuddin, SH, MM memberikan beberapa arahan ke anggota. Antara lain mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan tugas seluruh personel selama satu pekan kemarin.

banner 970x250

“Atas nama pimpinan mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan atas pelaksanaan tugas satu pekan kemarin, sampai saat ini situasi Kamtibmas di Wilayah hukum Polsek Tamalanrea masih aman dan kondusif selalu aman dan kondusif, ujarnya

Selain itu Kapolsek Tamalanrea juga mengajak kepada seluruh personel agar selalu memberikan edukasi serta sosialisasi kepada masyarakat untuk patuhi protokol kesehatan (Prokes) sekaligus berpartisipasi dan bersedia divaksin bagi yang belum melaksanakan vaksinasi covid-19, tutupnya

(Polsek Tamalanrea, Polrestabes Makassar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA

Seorang buruh harian lepas bernama Basir alias Cambo (42) tewas setelah terkena anak panah dalam tawuran antarwarga di Jalan Al-Markaz, Kecamatan Tallo, Makassar, pada 30 Januari 2026. Korban meninggal di lokasi akibat luka tembus di dada kiri.

Polisi menetapkan tiga pemuda berusia 18–19 tahun sebagai tersangka. Bentrokan diduga dipicu provokasi antara dua kelompok warga yang sudah lama berkonflik. Para pelaku menggunakan senjata rakitan seperti busur, ketapel, dan anak panah.

Ketiga tersangka dijerat pasal pembunuhan berencana dan kepemilikan senjata tajam ilegal dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara. Polisi meningkatkan patroli di wilayah Tallo yang dikenal rawan tawuran serta mengimbau masyarakat melaporkan potensi konflik sejak dini.