BERITA

Polsek Tallo dan Jatanras Polrestabes Makassar Gelar Mobile Hunting, Buru Rombongan Premanisme

5
×

Polsek Tallo dan Jatanras Polrestabes Makassar Gelar Mobile Hunting, Buru Rombongan Premanisme

Sebarkan artikel ini

Makassar, 28 April 2026 – Personel Reskrim Polsek Tallo yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Faizal, SH, MH, berkolaborasi dengan tim Jatanras Polrestabes Makassar di bawah komando Kanit Jatanras AKP Hamka, SH, melakukan patroli mobile hunting pada Selasa (28/4) sekitar pukul 02.49 WITA. Operasi ini menindaklanjuti laporan warga tentang rombongan yang diduga TA’Majene yang berkendara sepeda motor sambil melakukan “patte lari” atau melontarkan anak panah busur di kawasan Lembo hingga Almarkas II, pinggiran Markas Centrum, lorong SD Baraya, dan masuk Sapiria.

Aksi premanisme tersebut langsung menjadi perhatian aparat kepolisian. Warga setempat melaporkan adanya kelompok tidak dikenal yang mengendarai sepeda motor sambil membawa senjata tajam jenis busur dan anak panah. Kelompok ini disebut-sebut berasal dari TA’Majene, yang kerap beroperasi di pinggiran kota dengan modus intimidasi. “Kami langsung gerak cepat setelah menerima informasi dari masyarakat,” ujar Kanit Reskrim AKP Faizal saat dikonfirmasi.

banner 970x250

Mobile hunting dilakukan dengan menyisir rute-rute rawan secara intensif. Tim polisi melintasi Kandea 3 Poros, Lembo, Panampu, Pasar Cidu, Tinumbu 148, Lorong 2 Kandea 3, pinggir kanal Markas Centrum, hingga Layang. Patroli ini bertujuan mencegah tindak pidana kekerasan dan memastikan keamanan warga di wilayah pinggiran yang rawan premanisme.

Meski dilakukan secara masif, hasil sementara mobile hunting belum menemukan senjata tajam (sajam) atau bukti tindak pidana lainnya. Personel tetap waspada dan melanjutkan pemantauan. “Kami belum menemukan pelaku atau barang bukti, tapi patroli akan ditingkatkan untuk antisipasi,” tambah AKP Faizal.

Kapolsek Tallo AKP Asfada, SE, MH membenarkan pelaksanaan operasi tersebut. “Ini bagian dari komitmen Polsek Tallo menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat. Kami apresiasi keterlibatan warga yang melapor cepat. Mari bersama-sama ciptakan Makassar aman dan nyaman,” tegasnya. Kapolsek juga mengajak masyarakat untuk terus melaporkan aktivitas mencurigakan melalui layanan nomor darurat 110 atau datang langsung ke Polsek Tallo.

Kolaborasi ini menunjukkan sinergi yang solid antara Polsek Tallo dan Polrestabes Makassar dalam menangani isu premanisme. Di tengah maraknya aksi “patte lari” di pinggiran kota, patroli seperti ini menjadi langkah preventif efektif. Wilayah seperti Lembo dan sekitar Markas Centrum sering menjadi sasaran kelompok anarkis, sehingga kehadiran polisi langsung menenangkan warga.

Warga diimbau tetap waspada dan tidak segan melapor. “Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Polisi siap hadir 24 jam,” pesan Kapolsek Asfada.