BERITA

Polsek Tallo Dzikir Rutin Jumat, Bhayangkari Santuni Panti Asuhan Amal Salihat

8
×

Polsek Tallo Dzikir Rutin Jumat, Bhayangkari Santuni Panti Asuhan Amal Salihat

Sebarkan artikel ini

Makassar, 13 Februari 2026 – Pagi yang cerah di Mushollah AL-ISRA, Jalan Gatot Subroto No. 12, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, menjadi saksi dzikir rutin Jumat Polsek Tallo. Personel polisi dan Bhayangkari Ranting Tallo berkumpul khusyuk pukul 09.00 WITA, dipimpin Ustadz Syamsir Labba, S.PdI, M.PdI. Acara diakhiri pemberian bantuan sosial oleh Ketua Bhayangkari Ny. Syamsidar Asfada kepada Panti Asuhan Amal Salihat.

Kegiatan ini, yang digelar setiap Jumat, memperkuat iman sekaligus solidaritas keluarga besar Polsek Tallo. personel mengikuti pembacaan Surah Yasin dan dzikir secara berjamaah. Suasana haru terasa saat lantunan dzikir mengalun, menciptakan harmoni antara tugas pengamanan dan pengabdian rohani.

banner 970x250

“Dzikir rutin ini menjadi pengingat bahwa polisi bukan hanya penegak hukum, tapi juga hamba Allah yang taat,” tegas Kapolsek Tallo AKP Asfada, SE, MH.

Ibadah yang Menyentuh Jiwa

Rangkaian acara dimulai tepat waktu dengan pembacaan Surah Yasin secara tartil oleh Ustadz Syamsir Labba. Ustadz asal Makassar ini dikenal dengan penyampaian yang mendalam, membuat hadirin larut dalam kekhusyukan. Dzikir ma’ghrib dilanjutkan bergantian, diiringi shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Personel polisi duduk rapi dalam seragam dinas, sementara bhayangkari mengenakan seragam bhayangkari.

Tak hanya ibadah, momen ini juga jadi ajang silaturahmi. Warga sekitar Mushollah AL-ISRA turut hadir, menambah nuansa kebersamaan. “Acara seperti ini membuat kami merasa dekat dengan polisi. Mereka tak hanya tegas, tapi juga peduli agama,” ujar Rahman, 38, warga Tallo yang bergabung.

Bakti Sosial Bhayangkari Tallo

Puncak kegiatan adalah serah terima bantuan dari Ny. Syamsidar Asfada. Ia menyerahkan kepada anak-anak panti dan pengurus Panti Asuhan Amal Salihat. “Ini bentuk kepedulian Bhayangkari terhadap anak yatim. Semoga rezeki ini bermanfaat dan menjadi amal jariyah,” katanya dengan tulus.

Panti Asuhan Amal Salihat, yang menaungi puluhan anak yatim piatu di wilayah Tallo, menerima bantuan dengan penuh haru. Pengasuh panti menyatakan, donasi ini sangat tepat sasaran untuk kebutuhan sehari-hari dan pendidikan anak-anak. “Di tengah tantangan ekonomi, bantuan Polsek Tallo seperti angin segar,” ungkapnya.

Ny. Syamsidar, istri Kapolsek Tallo, dikenal aktif dalam aksi sosial. Sebagai ketua Bhayangkari Ranting Tallo, ia sering memimpin program peduli dhuafa, dari penggalangan dana banjir hingga santunan anak putus sekolah.

Pendekatan Humanis Polri

Kegiatan ini mencerminkan strategi Polri mendekati masyarakat melalui pendekatan keagamaan. Sejak awal 2026, Polsek Tallo telah menggelar beberapa kali dzikir rutin, selalu diselingi bakti sosial. Ini sejalan dengan program “Masyarakat Cerdas Berbudaya Hukum” yang digaungkan Kapolri.

Data internal Polsek Tallo menunjukkan, inisiatif seperti ini menekan angka kriminalitas di wilayahnya. Warga merasa lebih aman karena polisi tak hanya bertugas di lapangan, tapi juga hadir dalam kehidupan rohani mereka. “Kami ingin Polri dikenal sebagai pelindung sekaligus teladan beragama,” tambah AKP Asfada.

Ustadz Syamsir Labba menekankan manfaat dzikir rutin. “Ibadah berjamaah melatih hati untuk tenang, sehingga tugas polisi bisa dilakukan dengan ikhlas dan profesional.” Pesannya disambut aplaus hadirin.

Jembatan Kebaikan Berkelanjutan

Ke depan, Polsek Tallo berencana melibatkan lebih banyak tokoh masyarakat dan ulama dalam dzikir Jumat. “Kami targetkan acara ini jadi agenda mingguan, sambil tetap jaga keamanan wilayah,” rencanakan Kapolsek.

Di Makassar yang ramai, inisiatif ini memperkuat citra Polri sebagai institusi yang humanis. Sinergi antara personel, Bhayangkari, dan masyarakat membuktikan bahwa kebaikan bisa lahir dari rutinitas sederhana. Dzikir di Mushollah AL-ISRA bukan sekadar ibadah, melainkan jembatan emosional yang abadi.