BERITA

Polsek Tallo Mediasi Sukses Perkelahian di Jalan Al Markaz 2, Dua Kelompok Sepakat Berdamai

6
×

Polsek Tallo Mediasi Sukses Perkelahian di Jalan Al Markaz 2, Dua Kelompok Sepakat Berdamai

Sebarkan artikel ini

Makassar, 27 Maret 2026 – Polisi Resor (Polsek) Tallo, Kota Makassar, berhasil mempertemukan dua kelompok yang terlibat perkelahian di Jalan Al Markaz 2, Kelurahan Lembo, Kecamatan Tallo. Mediasi yang dilakukan dalam kegiatan Problem Solving pada Kamis malam (26/3/2026) pukul 23.00 WITA di aula Polsek Tallo, Kelurahan Ujung Pandang Baru, berujung pada kesepakatan damai. Kedua belah pihak, lengkap dengan keluarga, berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut.

Kejadian perkelahian tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WITA di Jalan Al Markaz 2, Kelurahan Lembo. Konflik bermula dari kesalahpahaman antara tiga warga Kelurahan Bunga Eja Beru, yakni MR (laki-laki), AF (laki-laki), dan MF (laki-laki), dengan MA (laki-laki) warga Sapiria, Kelurahan Lembo. Bentrokan fisik ini sempat menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga setempat, mengingat lokasi tersebut merupakan kawasan padat penduduk di wilayah Kecamatan Tallo.

banner 970x250

Kapolsek Tallo, AKP Asfada S.E, M.H, yang memimpin langsung proses mediasi, menegaskan bahwa pendekatan Problem Solving ini merupakan bagian dari strategi Polri dalam menangani sengketa masyarakat secara preventif. “Kami tidak ingin masalah kecil berkembang menjadi konflik besar. Dengan mediasi cepat, kami berhasil menyelesaikan persoalan ini tanpa harus melalui jalur hukum pidana,” ujar AKP Asfada saat ditemui usai kegiatan.

Proses mediasi berlangsung khidmat di aula Polsek Tallo. Kedua belah pihak didampingi orang tua masing-masing, serta tokoh masyarakat setempat. Turut hadir RT 01/RW 02 Kelurahan Lembo, Ricky; RT 06/RW 02 Kelurahan Bunga Eja Beru, Dina Mariana; Bhabinkamtibmas Kelurahan Bunga Eja Beru, Aipda Muh. Ilyas N; serta Babinsa Kelurahan Lembo, Kopda Sarif.

Dalam pertemuan tersebut, masing-masing pihak menyampaikan kronologi kejadian. MR, AF, dan MF mengaku terpancing karena kesalahpahaman saat berada di lokasi. Sementara MA menyatakan hal serupa, bahwa pertengkaran terjadi akibat emosi sesaat. Setelah mendengar keterangan dari semua pihak, AKP Asfada memfasilitasi dialog terbuka. “Kami ingatkan mereka tentang nilai kekeluargaan dan gotong royong di masyarakat Makassar. Perkelahian hanya merugikan semua pihak, terutama keluarga dan lingkungan,” tambahnya.

Hasil mediasi yang dicapai sangat positif. Kedua kelompok menyepakati damai secara ikhlas. Mereka menandatangani surat kesepakatan yang berisi komitmen untuk saling memaafkan, tidak membawa masalah ke ranah hukum, dan menjaga kerukunan antarwarga. Orang tua dari para pelaku juga berjanji akan lebih ketat mengawasi anak-anak mereka. “Kami bersyukur Polsek Tallo sigap. Ini pelajaran berharga agar tidak terulang,” kata salah seorang orang tua yang enggan disebut namanya.

Kegiatan Problem Solving ini bukan yang pertama bagi Polsek Tallo. Sejak awal 2026, Polsek di bawah komando AKP Asfada telah menangani puluhan kasus sengketa serupa dengan pendekatan non-yudisial. Strategi ini sejalan dengan instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memperkuat Binmas (Bimbingan Masyarakat) dan Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat). Di wilayah Tallo yang berpenduduk padat, pendekatan ini terbukti efektif mencegah eskalasi konflik.

Dina Mariana, RT 06/RW 02 Kelurahan Bunga Eja Beru, memuji respons cepat aparat. “Warga kami bangga dengan Polsek Tallo. Mediasi seperti ini membuat kami merasa dilindungi. Semoga kejadian seperti ini bisa dicegah dari awal dengan sosialisasi lebih intensif,” ungkapnya.

Sementara itu, Ricky dari RT 01/RW 02 Kelurahan Lembo menambahkan bahwa perkelahian ini sempat membuat warga resah. “Lokasi Jalan Al Markaz 2 dekat pemukiman, untung cepat ditangani. Babinsa dan Bhabinkamtibmas berperan besar dalam mempertemukan kami,” katanya.

Bhabinkamtibmas Aipda Muh. Ilyas N menyatakan akan terus memantau perkembangan pasca-mediasi. “Kami lakukan pendekatan silaturahmi rutin ke rumah warga untuk mencegah konflik serupa. Ini bagian dari program ‘Polisi Dekat dengan Masyarakat’,” jelasnya. Babinsa Kopda Sarif juga menegaskan sinergi TNI-Polri dalam menjaga stabilitas wilayah.

AKP Asfada S.E, M.H kembali menekankan pesan pencegahan. “Kepada masyarakat Tallo, hindari kesalahpahaman yang berujung kekerasan. Jika ada masalah, langsung hubungi Polsek Tallo di nomor darurat 110 atau datang langsung. Kami siap mediasi kapan saja demi kamtibmas yang kondusif,” tuturnya.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi warga Makassar bahwa kerukunan antarwarga adalah kunci keamanan. Dengan keberhasilan mediasi Polsek Tallo, harapan masyarakat semakin tinggi terhadap penanganan proaktif polisi di tingkat bhabinkamtibmas. Wilayah Tallo yang strategis di Kota Makassar kini kembali tenang, siap menyambut hari-hari damai.

(Artikel ini disusun berdasarkan keterangan resmi Polsek Tallo. Foto kegiatan mediasi dapat dilihat di akun Instagram resmi @polsek_tallo_08).