BERITA

PW KAMMI Sultra Kecam Tindakan Brutal Aparat yang Menewaskan Rakyat Sipil

138
×

PW KAMMI Sultra Kecam Tindakan Brutal Aparat yang Menewaskan Rakyat Sipil

Sebarkan artikel ini

Kendari,Lensa-rakyat.com || KAMMI Sulawesi Tenggara menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online, yang diduga dilindas kendaraan taktis Brimob saat demonstrasi ricuh di depan DPR/MPR RI, Kamis (28/8).

Kami menegaskan bahwa peristiwa ini adalah bentuk tindakan brutal aparat kepolisian yang tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun. Aparat yang seharusnya melindungi rakyat justru menjadi ancaman nyata yang merenggut nyawa rakyat kecil.

banner 970x250

PW KAMMI Sultra menilai tindakan tersebut merupakan pelanggaran HAM yang serius, serta menunjukkan betapa aparat penegak hukum telah kehilangan kendali dalam menjalankan tugasnya. Negara tidak boleh bersembunyi di balik kata “insiden” untuk menutupi kekerasan aparat.

Oleh karena itu, PW KAMMI Sultra menyatakan sikap:Mengecam keras tindakan brutal aparat kepolisian dalam tragedi 28 Agustus 2025.

Mendesak Presiden RI dan Kapolri untuk segera mengusut tuntas dan menyeret semua pihak yang bertanggung jawab, tanpa kecuali.

Menuntut pemberhentian dan proses hukum terhadap seluruh aparat di lapangan maupun komando yang terbukti lalai dan brutal.

Menegaskan bahwa penggunaan alat negara yang mengorbankan rakyat adalah kejahatan kemanusiaan yang tidak boleh dibiarkan berulang.

Kami tegaskan:Rakyat bukan musuh negara. Demokrasi tidak boleh ditegakkan dengan darah rakyat. Jika aparat terus brutal, maka bangsa ini sedang berjalan mundur menuju rezim penindasan.

Red