BERITA

Rektor Unsulbar mengambil sumpah 42 ASN jalur PPPK

714
×

Rektor Unsulbar mengambil sumpah 42 ASN jalur PPPK

Sebarkan artikel ini

MAJENE, LENSA-RAKYAT.COM | Bertempat di Aula Gedung HG Fakultas Kesehatan ( Kamis,27/5/2021),Rektor Unsulbar Dr.Ir. H. Akhsan Djalaluddin,M .S, melantik dan mengambil sumpah ASN jalur PPPK sebanyak 42 orang terdiri dari Dosen sebanyak 20 orang dan Tenaga Kependidikan (Tendik) sebanyak 22  orang.

Dalam arahannya rektor Akhsan menyampaikan bahwa dengan dilantik dan diambil sumpahnya sekaligus penyerahan SK,diharapkan para Dosen dan Tendik agar lebih meningkatkan kualitas kinerja yang lebih baik dan mematuhi seluruh aturan ASN yang berlaku.

banner 970x250

Begitu pula rektor Akhsan mengingatkan bahwa pembangunan kampus saat ini sedang berjalan dan diharapkan para ASN PPPK yang baru dilantik ini memberikan peran penting sebagai pembaharu untuk menjadikan Unsulbar lebih maju dan lebih baik kedepan karena mereka bukan orang baru di Unsulbar .

Kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah ini dihadiri oleh para pejabat Unsulbar diantaranya Plt. Wakil Rektor 1 bidang akademik dan kemahasiswaan,Wakil Rektor II bidang Umum dan Keuangan,Kabiro Umum dan Kepegawaian dan beberapa pejabat Unsulbar lainnya.

Laporan : Serman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA

Seorang buruh harian lepas bernama Basir alias Cambo (42) tewas setelah terkena anak panah dalam tawuran antarwarga di Jalan Al-Markaz, Kecamatan Tallo, Makassar, pada 30 Januari 2026. Korban meninggal di lokasi akibat luka tembus di dada kiri.

Polisi menetapkan tiga pemuda berusia 18–19 tahun sebagai tersangka. Bentrokan diduga dipicu provokasi antara dua kelompok warga yang sudah lama berkonflik. Para pelaku menggunakan senjata rakitan seperti busur, ketapel, dan anak panah.

Ketiga tersangka dijerat pasal pembunuhan berencana dan kepemilikan senjata tajam ilegal dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara. Polisi meningkatkan patroli di wilayah Tallo yang dikenal rawan tawuran serta mengimbau masyarakat melaporkan potensi konflik sejak dini.