BERITA

Safari Ramadhan Polrestabes Makassar, Momentum Silaturahmi dan Penguatan Kamtibmas

208
×

Safari Ramadhan Polrestabes Makassar, Momentum Silaturahmi dan Penguatan Kamtibmas

Sebarkan artikel ini

Makassar – Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol. Arya Perdana, S.H., S.I.K., M.Si, menggelar kegiatan Safari Ramadhan di Masjid Jami’, Jl. Regge, Kelurahan Rappokalling, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, pada Rabu (26/3/2025).

Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah pejabat utama Polrestabes Makassar, di antaranya, AKBP Darwis (Kabag Ops Polrestabes Makassar), AKBP H. Risman Sani, S.Ag., MM (Kasat Binmas Polrestabes Makassar), Kompol H. Syamsuarsi, S.Sos., M.H. (Kapolsek Tallo), Kompol Ramli (Kasi Propam Polrestabes Makassar), Kompol Mahrus (Wakasat Lantas Polrestabes Makassar), AKP Wahiduddin, S.Sos. (Kasi Humas Polrestabes Makassar).

banner 970x250

Setiba di Masjid Jami’ Rappokalling Kapolrestabes Makassar melaksanakan shalat Isya berjamaah dilanjutkan shalat Tarwih berjamaah pula.

Dalam kesempatan tersebut Kombes Pol Arya Perdana dalam sambutannya, menyampaikan pentingnya Safari Ramadhan dan Tarawih Keliling sebagai ajang silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat.

Orang nomor satu di Polrestabes Makassar ini juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Kami sangat mengharapkan kepedulian masyarakat dalam menjaga keamanan di lingkungan masing-masing terutama menjelang mudik Lebaran. Jangan lupa mengunci pintu, mematikan lampu dan kompor saat meninggalkan rumah untuk menghindari potensi tindak kriminal dan bahaya kebakaran,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan maraknya aksi kejahatan akibat kurangnya kontrol sosial. “Dulu Bang Napi mengatakan kejahatan terjadi karena ada niat dan kesempatan, tetapi saat ini bukan hanya itu, kejahatan juga terjadi karena banyak orang baik yang memilih diam dan tidak menegur hal-hal yang keliru,” tambahnya.

Selain itu, Kombes Pol Arya menekankan pentingnya pengawasan orang tua terhadap anak-anaknya agar tidak terjerumus dalam pergaulan negatif yang dapat memicu tindakan anarkis dan kriminal.

Kapolrestabes Makassar juga mengakui bahwa kepolisian masih perlu banyak berbenah dan meminta dukungan masyarakat.

“Kami sadar bahwa masih ada kekurangan dalam pelayanan kami. Oleh karena itu, kami sangat terbuka menerima masukan dari masyarakat agar bisa semakin baik dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Makassar,” pungkasnya.

BERITA

Seorang buruh harian lepas bernama Basir alias Cambo (42) tewas setelah terkena anak panah dalam tawuran antarwarga di Jalan Al-Markaz, Kecamatan Tallo, Makassar, pada 30 Januari 2026. Korban meninggal di lokasi akibat luka tembus di dada kiri.

Polisi menetapkan tiga pemuda berusia 18–19 tahun sebagai tersangka. Bentrokan diduga dipicu provokasi antara dua kelompok warga yang sudah lama berkonflik. Para pelaku menggunakan senjata rakitan seperti busur, ketapel, dan anak panah.

Ketiga tersangka dijerat pasal pembunuhan berencana dan kepemilikan senjata tajam ilegal dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara. Polisi meningkatkan patroli di wilayah Tallo yang dikenal rawan tawuran serta mengimbau masyarakat melaporkan potensi konflik sejak dini.