BERITA

Silaturahmi di Mapolda Sulsel, Pangdam XIV/Hasanuddin bersama Kapolda Tingkatkan Sinergitas dan Soliditas

745
×

Silaturahmi di Mapolda Sulsel, Pangdam XIV/Hasanuddin bersama Kapolda Tingkatkan Sinergitas dan Soliditas

Sebarkan artikel ini

Lensa-Rakyat.Com, Makassar – Panglima Kodam (Pangdam) XIV/Hasanuddin, Mayor Jenderal TNI Andi Muhammad, S.H., bersilaturhmi dengan Kapolda Sulsel, Irjen. Pol. Drs. Nana Sujana, M.M., di Mapolda Sulsel, pada Senin (7/2/22).

Pangdam XIV/Hasanuddin, mengatakan, kunjungannya ke Kapolda Sulsel dalam rangka sebagai Pangdam yang baru dan tentunya sewajarnya silaturahim. Disukainya, Kapolda Sulsel ini seperjuangannya dan seangkatan saat menjadi taruna.

banner 970x250

“Saya datang kesini (Mapolda) dengan bertatap muka para pejabat utama Polda Sulsel dan ada beberapa hal yang disampaikan terkait informasi situasi dan kondisi di wilayah Polda Sulsel. Tentunya ini yang baik baginya karena merupakan Pangdam yang baru,” ujar Pangdam XIV/Hasanuddin.

Dijelaskannya, pihaknya berbincang-bincang dengan Kapolda dan akan meningkatkan soliditas, sinergitas dalam rangka bagaimana wilayah Sulsel ini bisa menjaga agar tetap dalam kondisi damai, tentram, akan dan kodusif.

“Tentunya membahas isu-isu apa yang perlu hadapi ataupun dikerjakan kedepannya. Intinya kami sepakat tingkatkan sinergitas,” terang Pangdam XIV/Hasanuddin.

Terkait penanganan Covid, kata Pangdam XIV/Hasanuddin, Kodam bersama Polda Sulsel saat ini sudah bekerjasama dengan baik. Dari sejak awal ada Covid, Polda dan Kodam selalu bersinergi. Dan disiapkan juga rumah sakit yang ada dijajaran Kodam maupun Polda Sulsel.

Sementara, Kapolda Sulsel, mengucapkan banyak terimakasih kepada Pangdam XIV/Hasanuddin yang baru, karena telah berkunjung di Mapolda Sulsel. Saat bertemu, Kapolda Susel mengaku banyak membahas dan mendiskusikan perkembangan situasi dan isu-isu terkini yang ada di Sulsel. Kemudian bagiamana melaksanakan langkah-langkah.

“Tadi juga kami membahas bagaimana meningkatkan sinergitas dan soliditas ataupun kolaborasi antara TNI dan Polri dalam rangka menciptakan situasi Sulsel yang akan serta kondusif kedepannya,” tutup Kapolda Sulsel ( Red )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA

Seorang buruh harian lepas bernama Basir alias Cambo (42) tewas setelah terkena anak panah dalam tawuran antarwarga di Jalan Al-Markaz, Kecamatan Tallo, Makassar, pada 30 Januari 2026. Korban meninggal di lokasi akibat luka tembus di dada kiri.

Polisi menetapkan tiga pemuda berusia 18–19 tahun sebagai tersangka. Bentrokan diduga dipicu provokasi antara dua kelompok warga yang sudah lama berkonflik. Para pelaku menggunakan senjata rakitan seperti busur, ketapel, dan anak panah.

Ketiga tersangka dijerat pasal pembunuhan berencana dan kepemilikan senjata tajam ilegal dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara. Polisi meningkatkan patroli di wilayah Tallo yang dikenal rawan tawuran serta mengimbau masyarakat melaporkan potensi konflik sejak dini.