BERITA

Tak Kenal Lelah, Anggota Satgas TMMD Lakukan Pembangunan Rumah Layak Huni Untu Bapak Jefri Caniago

510
×

Tak Kenal Lelah, Anggota Satgas TMMD Lakukan Pembangunan Rumah Layak Huni Untu Bapak Jefri Caniago

Sebarkan artikel ini

Lensa-Rakyat.comLima Puluh Kota : Tanpa kenal lelah, Anggota Satgas TMMD/N ke 111 tahun 2021 Kodim 0306/50 Kota terus bekerja untuk kesiapan rumah layak huni bapak Jefri Caniago, Senin (28/6/2021). Anggota Satgas mengerahkan banyak tenaga untuk rangkaian kegiatan TMMD/N ke 111 ini.

Pembangunan rumah layak huni ini telah memasuki tahap pemalasteran. Setelah tahap ini akan dilanjutkan dengan pemasangan dinding atas dan mencor lantai. Diperkirakan rumah layak huni ini akan selesai dalam minggu depan.

banner 970x250

Pembangunan rumah layak huni ini sangat mendapat dukungan dari masyarakat Nagari Maek. Terutama sekali bapak Jefri sang pemilik rumah yang sedang di bangun oleh Personil Satgas TMMDN Kodim 0306/50 kota, rasa syukur tidak henti henti di ucapkan oleh bapak Jefri Caniago yang beralamat di Jorong Koto Gadang Nagari Maek.

Tidak hanya meringankan beban masyarakat, tapi anggota TNI juga telah berusaha mewujudkan bakti kepada masyarakat, sesuai dengan motto TNI, bersama rakyat TNI kuat dan bersama TNI rakyat sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA

Seorang buruh harian lepas bernama Basir alias Cambo (42) tewas setelah terkena anak panah dalam tawuran antarwarga di Jalan Al-Markaz, Kecamatan Tallo, Makassar, pada 30 Januari 2026. Korban meninggal di lokasi akibat luka tembus di dada kiri.

Polisi menetapkan tiga pemuda berusia 18–19 tahun sebagai tersangka. Bentrokan diduga dipicu provokasi antara dua kelompok warga yang sudah lama berkonflik. Para pelaku menggunakan senjata rakitan seperti busur, ketapel, dan anak panah.

Ketiga tersangka dijerat pasal pembunuhan berencana dan kepemilikan senjata tajam ilegal dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara. Polisi meningkatkan patroli di wilayah Tallo yang dikenal rawan tawuran serta mengimbau masyarakat melaporkan potensi konflik sejak dini.