BERITANASIONAL

Tingkatkan SDM dan Kompentensi Wartawan, PWI Sulsel Gelar Pelatihan Jurnalistik

1882
×

Tingkatkan SDM dan Kompentensi Wartawan, PWI Sulsel Gelar Pelatihan Jurnalistik

Sebarkan artikel ini

PWI Sulsel genjot peningkatan Kapasitas Wartawan di Sulawesi Selatan menuju Wartawan yang Profesional dan Berkopetensi

LENSA-RAKYAT.COM, MAKASSAR | Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Selatan menggelar Pelatihan Dasar dan Lanjutan yang bertempat di Hotel Continent Centerpoint. Sabtu (16/12/23) “Siang Tadi.

Beberapa Pengurus Anggota PWI Sulawesi Selatan membawakan materi, sebagai upaya lebih meningkatkan pemahaman tentang Kode Etik Jurnalistik dan berbagai hal menyangkut profesi ke wartawanan.

banner 970x250

Kegiatan yang bertemakan  Mengedukasi dan Menumbuhkan Pers Demokrasi yang Independen dan Profesional  dihadiri oleh H. Ismail Asnawi Ketua Bidang Cyber, H. Nursyamsu Sulthan, Ketua Dewan Kehormatan PWI, Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Sulsel, Abdul R. Manaf, Jajaran Pengurus PWI Sulsel dan sejumlah Peserta Pelatihan Dasar dan Lanjutan dari berbagai daerah Se-Provinsi Sulawesi Selatan.

Ketua PWI dalam sambutannya yang diwakili oleh Abdul R. Manaf sekaligus membuka kegiatan pelatihan dasar dan lanjutan mengatakan apresiasi kepada seluruh anggota yang boleh hadir dari daerah masing-masing.

Sebagai pembicara ketiga banyak membahas tentang Undang-Undang Nomor 40 tentang Pers yang didalamnya mencakup kode etik jurnalistik dan kode etik perilaku.

Mengingatkan para peserta Anggota Persatuan Wartawan agar patuhi keputusan Dewan Pers bahwa seorang wartawan itu tidak bisa lagi merangkap menjadi LSM.”Tutupnya.

Sebelum mengakhiri kegiatan H. Ilyas selaku Pembawa Acara, menghibur  peserta dengan melemparkan berbagai pertanyaan bagi Pesertam  Anggota PWI dengan beberapa quiz berhadiah.

Ucapkan Terima Kasih kepada pembawa materi dan seluruh Peserta anggota PWI semua yang hadir jauh-jauh dari daerah masing-masing,” Alhamdulillah kita syukuri kegiatan Pelatihan Jurnalis Dasar dan Lanjutan, dapat berjalan dengan lancar”, tutupnya. ( H.Ilyas Pengurus PWI Sulsel )

( Penulis Zaenal )

BERITA

Seorang buruh harian lepas bernama Basir alias Cambo (42) tewas setelah terkena anak panah dalam tawuran antarwarga di Jalan Al-Markaz, Kecamatan Tallo, Makassar, pada 30 Januari 2026. Korban meninggal di lokasi akibat luka tembus di dada kiri.

Polisi menetapkan tiga pemuda berusia 18–19 tahun sebagai tersangka. Bentrokan diduga dipicu provokasi antara dua kelompok warga yang sudah lama berkonflik. Para pelaku menggunakan senjata rakitan seperti busur, ketapel, dan anak panah.

Ketiga tersangka dijerat pasal pembunuhan berencana dan kepemilikan senjata tajam ilegal dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara. Polisi meningkatkan patroli di wilayah Tallo yang dikenal rawan tawuran serta mengimbau masyarakat melaporkan potensi konflik sejak dini.