HUKRIM

Satnarkoba Polres Pelabuhan Makassar Kembali Menciduk Pelaku Narkoba di Abd. Kadir

382
×

Satnarkoba Polres Pelabuhan Makassar Kembali Menciduk Pelaku Narkoba di Abd. Kadir

Sebarkan artikel ini

LENSA-RAKYAT.COM, MAKASAAR – Pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu , kembali berhasil diamankan oleh Satuan Narkoba Polres Pelabuhan Makassar.

“Pelaku berinsial HK (34) alias Dg. Jarre ditangkap di sebuah rumah jalan Abd. Kadir Kota Makassar “Ungkap Kasubsipidm Sihumas IPDA Burhanuddin Karim, Selasa (07/09/2021)

banner 970x250

“Penangkapan berawal setelah Polisi menerima laporan dari masyarakat bahwa seringnya terjadi penyalagunaan Narkoba di tempat tersebut. Kemudian barang bukti yang diamankan dari tersangka berupa 2  sachet kristal bening yang diduga sabu, 1pireks kaca, 2 buah sendok sabu, 4 buat pipet” terang Kasubsipidm Sihumas

Karena itu, terhadap pelaku, diduga melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum memiliki, penyimpangan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan I bukan tanaman dengan ancaman Pasal 112 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika” tambah Kasubsipidm Sihumas Polres Pelabuhan Makassar.(@$_23)

Info dari <a href=”https://tribratanewspolrespelabuhanmakassar.com” >Polres Pelabuhan Makassar</a>1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA

Seorang buruh harian lepas bernama Basir alias Cambo (42) tewas setelah terkena anak panah dalam tawuran antarwarga di Jalan Al-Markaz, Kecamatan Tallo, Makassar, pada 30 Januari 2026. Korban meninggal di lokasi akibat luka tembus di dada kiri.

Polisi menetapkan tiga pemuda berusia 18–19 tahun sebagai tersangka. Bentrokan diduga dipicu provokasi antara dua kelompok warga yang sudah lama berkonflik. Para pelaku menggunakan senjata rakitan seperti busur, ketapel, dan anak panah.

Ketiga tersangka dijerat pasal pembunuhan berencana dan kepemilikan senjata tajam ilegal dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara. Polisi meningkatkan patroli di wilayah Tallo yang dikenal rawan tawuran serta mengimbau masyarakat melaporkan potensi konflik sejak dini.