oleh

Wujud Kan Kolaborasi Desa, IKA SMANSALO gelar Dialog tentang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

MUNA, Lensa-rakyat.com, Jelang Milad SMA N 1 Lohia ke 19 ,IKA  Smansalo akronim dari Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Lohia gelar Dialog dalam rangka wujud Kolaborasi Desa.

Kegiatan yang ter-selenggara di puncak Wakila tepatnya Cafe M Pro, mengusung tema Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Terintegrasi (Sabtu, 28 Oktober 2023).

banner 970x250
banner 970x250

Narasumber pada kegiatan tersebut yaitu Kepala Dinas Koperasi dan UMKM dan Kepala Dinas BPMD yang di wakili oleh Kepala Bidang Keuangan Desa serta di hadiri oleh Camat Lohia, Kepala Desa Kondongia, Kepala Desa Waara, Kepala Desa Mantobua, Kepala Desa Banggai, Kepala Desa Liangkabori, Kepala Desa Lakarinta ,Kepala Desa Loghia dan alumni SMA 1 Lohia

Ketua panitia memaparkan dengan di selanggarakannya dialog Kolaborasi Desa, di harapkan mampu mendorong potensi desa dan melahirkan sebuah konsep dengan aksi yang terintegrasi.

” Saya harap dengan adanya dialog ini bisa mendorong potensi desa melalui kolaborasi Desa sehingga dapat melahirkan konsep yang terintegrasi ” ucapnya Zumar

Ia berharap potensi yang ada di setiap desa terkhusus Desa penopang Siswa- siswi di SMA N 1 Lohia dapat menuai perhatian dari pemerintah daerah, seperti pembangunan infrastruktur jalan atau pelatihan UMKM.

“seyogya pemerintah daerah Kabupaten Muna dapat melihat potensi Desa dalam hal pembangunan infrastruktur jalan wisata hingga pelatihan UMKM” Pungkasnya

IKA Smansalo yang dibentuk sejak tahun 2021 sialam tersebut, punya progres besar terhadap potensi Desa sehingga jauh sebelumnya sudah melakukan penga
kajian pada potensi Desa pada Zona SMA N 1 Lohia dengan pemerintah.

“Kami sebagai alumni Smansalo jauh sebelum sudah berdiskusi dengan BPMD terkait potensi Desa” ucap Ketua IKA Smansalo

Di tempat yang sama ketua IKA Smansalo, Alfin berharap dengan adanya dialog ini dapat melahirkan Kolaborasi Desa sehingga menjadi kekuatan dalam hal promosi Wisata dan Ekonomi Kreatif.

“Hal ini penting sekali karena untuk melahirkan kolaborasi desa sehingga kekutan promosi wisata dan ekonomi kreatif bisa terwujud sesuai potensi di desa masing-masing” tutupnya

TIM

banner 970x250