BERITA

Berikan Pelayanan, Bhabinkamtibmas Katimbang Kawal Rombongan Pengantar Jenazah Hingga Ke Pemakaman

137
×

Berikan Pelayanan, Bhabinkamtibmas Katimbang Kawal Rombongan Pengantar Jenazah Hingga Ke Pemakaman

Sebarkan artikel ini

Makassar – Untuk memberikan rasa aman bagi rombongan pengantar jenazah hingga ke pemakaman umum Laikang Bhabinkamtibmas Katimbang memberikan pelayanan pengawalan, Senin 28/4/2025.

Pengawalan yang dilakukan oleh bhabinkamtibmas Katimbang untuk mengantisipasi terjadinya aksi ugal-ugalan dari rombongan pengantar jenazah.

banner 970x250

Aipda Ashariq Irawan, Bhabinkamtibmas Katimbang, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa pihaknya memberikan pelayanan pengawalan kepada warga binaan yang tengah berduka agar perjalanan menuju pemakaman dapat berjalan lancar tanpa kendala.

“Inisiatif ini kami lakukan untuk menjaga agar rombongan pengantar jenazah tetap tertib dan tidak ugal-ugalan di jalan. Karena sering kali terjadi tawuran antar warga dan rombongan pengantar jenazah akibat tidak adanya pengawalan dan pengawasan dari kepolisian, sehingga iringan jenazah sulit dikendalikan,” ujarnya.

Dengan kehadiran polisi untuk memberikan pengawalan dan pengawasan kepada rombongan pengantar jenazah Alhamdulillah semuanya berjalan dengan aman dan terkendali.

BERITA

Seorang buruh harian lepas bernama Basir alias Cambo (42) tewas setelah terkena anak panah dalam tawuran antarwarga di Jalan Al-Markaz, Kecamatan Tallo, Makassar, pada 30 Januari 2026. Korban meninggal di lokasi akibat luka tembus di dada kiri.

Polisi menetapkan tiga pemuda berusia 18–19 tahun sebagai tersangka. Bentrokan diduga dipicu provokasi antara dua kelompok warga yang sudah lama berkonflik. Para pelaku menggunakan senjata rakitan seperti busur, ketapel, dan anak panah.

Ketiga tersangka dijerat pasal pembunuhan berencana dan kepemilikan senjata tajam ilegal dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara. Polisi meningkatkan patroli di wilayah Tallo yang dikenal rawan tawuran serta mengimbau masyarakat melaporkan potensi konflik sejak dini.