oleh

Dukung Good Corporate Governance (GCG), LPMT Sultra Agendakan Unjuk Rasa

-BERITA-119 views

LENSA-RAKYAT.COM, KENDARI | Perusahaan Galangan Kapal Yang Terletak Di Kecamatan Moramo, di Jalan Alternatif Lapuko-Laonti, Kab.Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara, diduga kuat tidak memiliki Izin Lingkungan dan juga Izin Pengoperasian Terminal untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) dari Kementerian Perhubungan Laut Republik Indonesia (Kemenhub RI) Minggu 21/5/2023

Dari Hasil Investigasi LSM LPMT SULTRA, DPD Konawe Selatan Melalui Tim DPC Moramo,Telah Menemukan Fakta-Fakta Dilapangan dimana terdapat 2 Perusahaan yaitu PT. Expert Engineering Dan PT. Nautica, Sedang Berkegiatan melakukan Perbaikan Kapal / Reparasi yang Jika dilihat dari Lokasi Perusahaan Berkegiatan bukan di Lokasi Terminal Khusus (Tersus) yang belum memenuhi Syarat untuk Memiliki Izin TUKS.

banner 970x250
banner 970x250

Terlihat dipinggir Laut eberapa Kapal Tongkang Sandar dibawah Pepohonan dan Sejumlah Pekerja Sedang Melakukan Pekerjaan Perbaikan Kapal / Reparasi Kapal dan Lokasi Kegiatan Perusahaan tersebut sangat Dekat Dengan Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Lapuko.

Menanggapi temuan tersebut, AHMAD DIBA, Ketua LPMT SULTRA, salah satu LSM DPD Konsel mengatakan, “Dari tempat mereka bekerja, bisa diduga galangan kapal tersebut diduga tidak memiliki izin,” ujarnya.

“Setiap kegiatan yang dilakukan perusahaan harus memiliki Izin, seperti Perusahaan Galangan Kapal, salah satunya harus memiliki Izin Lingkungan, Izin Operasi, dan Membangun Rumah, meskipun di atas lahan sendiri, harus Izin Mendirikan Bangunan. (IMB),” katanya Lanjutnya,

“Jika instansi terkait yang menangani urusan Galangan Kapal tidak segera menertibkan dan menghentikan kegiatan perusahaan, Maka Kami Dari LSM LPMT SULTRA Akan Melakukan Aksi Unjuk Rasa di Kantor Pelabuhan Syabandar Lapuko dan di Lokasi Pembuatan Kapal Yang Diduga Belum Memiliki Izin Pengoperasian atau Izin TUKS” tutupnya AHMAD DIBA

(Lap LPMT Sultra/Red)

banner 970x250