BERITA

Kapolrestabes Makassar Ajak Warga Bijak Bermedia Sosial Saat Safari Subuh

137
×

Kapolrestabes Makassar Ajak Warga Bijak Bermedia Sosial Saat Safari Subuh

Sebarkan artikel ini

Makassar – Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana, SH, SIK, M.Si, didampingi Pejabat Utama (PJU) Polrestabes Makassar, melaksanakan safari subuh di Masjid Babusa’adah, Kelurahan Mamajang, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, pada Rabu (15/10/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolrestabes Makassar menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada jamaah yang hadir. Ia menjelaskan bahwa kegiatan safari subuh merupakan salah satu program Polrestabes Makassar untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat serta menyerap langsung aspirasi dan informasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

banner 970x250

“Safari subuh ini adalah program kami untuk bersilaturahmi kepada bapak dan ibu sekalian agar bisa memberikan informasi serta masukan mengenai situasi kamtibmas di lingkungan masing-masing,” ujar Kombes Pol Arya Perdana.

Lebih lanjut, ia menyebut waktu subuh sebagai “golden time” karena merupakan waktu yang penuh keberkahan.

“Saya yakin jamaah yang hadir di masjid saat subuh bukanlah orang biasa, karena di waktu inilah kita harus melawan bisikan setan dan memilih untuk beribadah,” tuturnya.

Terkait situasi keamanan di Kota Makassar, Kombes Pol Arya menegaskan bahwa secara umum wilayah kota berada dalam kondisi aman dan kondusif. Namun, ia mengingatkan agar masyarakat lebih bijak dalam menggunakan media sosial, mengingat penyebaran informasi yang tidak akurat dapat menimbulkan kesalahpahaman.

“Media sosial ini luar biasa. Kadang kejadian di satu wilayah bisa terdengar hingga ke luar negeri. Contohnya, insiden perang kelompok di Kecamatan Tallo yang menyebabkan kebakaran. Akibatnya muncul tagar ‘Makassar tidak aman’, padahal kejadian itu hanya di wilayah tertentu. Mari kita bijak bermedia sosial agar kamtibmas tetap aman dan kondusif,” pesannya.

Selain itu, Kapolrestabes juga menekankan pentingnya peran masyarakat dan keluarga, terutama dalam membina anak-anak agar terhindar dari pengaruh negatif.

“Polisi tidak bisa bekerja sendirian. Diperlukan dukungan masyarakat, termasuk kepedulian orang tua terhadap anak-anaknya di rumah,” ucapnya.

Di akhir sambutannya, Kombes Arya Pol mengakui bahwa masih ada oknum kepolisian yang melakukan pelanggaran, namun ia meminta masyarakat untuk tetap mendukung anggota kepolisian yang berusaha menjalankan tugas dengan baik dan tulus.

“Kami sadar masih ada oknum yang melakukan kesalahan, tapi kami yang berusaha berbuat baik mohon dukungan agar bisa terus melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya,” tutupnya.

BERITA

Seorang buruh harian lepas bernama Basir alias Cambo (42) tewas setelah terkena anak panah dalam tawuran antarwarga di Jalan Al-Markaz, Kecamatan Tallo, Makassar, pada 30 Januari 2026. Korban meninggal di lokasi akibat luka tembus di dada kiri.

Polisi menetapkan tiga pemuda berusia 18–19 tahun sebagai tersangka. Bentrokan diduga dipicu provokasi antara dua kelompok warga yang sudah lama berkonflik. Para pelaku menggunakan senjata rakitan seperti busur, ketapel, dan anak panah.

Ketiga tersangka dijerat pasal pembunuhan berencana dan kepemilikan senjata tajam ilegal dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara. Polisi meningkatkan patroli di wilayah Tallo yang dikenal rawan tawuran serta mengimbau masyarakat melaporkan potensi konflik sejak dini.