BERITA

Kapolrestabes Makassar Cek Kesiapan Pos Pengamanan Operasi Ketupat 2025

358
×

Kapolrestabes Makassar Cek Kesiapan Pos Pengamanan Operasi Ketupat 2025

Sebarkan artikel ini

Makassar – Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, S.I.K., M.Si., kembali mengecek kesiapan di Pos Pengamanan Operasi Ketupat 2025 pada Jumat (28/03/2025).

Dalam pengecekan tersebut, Kapolrestabes Makassar didampingi oleh sejumlah pejabat utama Polrestabes Makassar, di antaranya AKBP Darwis, S.E., M.H. (Kabag Ops Polrestabes Makassar), AKBP H. Nasaruddin (Kasat Pam Obvit Polrestabes Makassar), Kompol Mahrus (Kasat Lantas Polrestabes Makassar), Kompol Joko Pamungkas (Wakasat Sabhara Polrestabes Makassar), Kompol Ramli (Kasi Propam Polrestabes Makassar), AKP Wahiduddin, S.Sos. (Kasi Humas Polrestabes Makassar).

banner 970x250

Sebanyak 13 Pos Operasi Ketupat telah didirikan di wilayah hukum Polrestabes Makassar, yang terdiri dari satu Pos Terpadu, satu Pos Pelayanan, dan selebihnya Pos Pengamanan. Dalam kunjungannya, Kapolrestabes Makassar mengecek kelengkapan personel serta kelengkapan data dan sarana di setiap pos guna memastikan kesiapan menghadapi potensi gangguan keamanan serta mengantisipasi lonjakan arus kendaraan dan pemudik.

Kombes Pol Arya mengatakan bahwa pengamanan ini merupakan upaya untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat selama periode mudik Lebaran.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh pos pengamanan berfungsi secara optimal, baik dalam pelayanan kepada masyarakat maupun dalam pengawasan terhadap potensi gangguan keamanan. Personel yang bertugas diharapkan selalu siap siaga dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Kombes Pol Arya Perdana.

Operasi Ketupat 2025 sendiri bertujuan untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran dengan fokus pada titik-titik rawan kepadatan lalu lintas, pusat keramaian, serta jalur utama yang digunakan oleh pemudik. Dengan adanya pengecekan ini, diharapkan pengamanan dapat berjalan dengan lebih efektif dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat selama perayaan Idul Fitri.

BERITA

Seorang buruh harian lepas bernama Basir alias Cambo (42) tewas setelah terkena anak panah dalam tawuran antarwarga di Jalan Al-Markaz, Kecamatan Tallo, Makassar, pada 30 Januari 2026. Korban meninggal di lokasi akibat luka tembus di dada kiri.

Polisi menetapkan tiga pemuda berusia 18–19 tahun sebagai tersangka. Bentrokan diduga dipicu provokasi antara dua kelompok warga yang sudah lama berkonflik. Para pelaku menggunakan senjata rakitan seperti busur, ketapel, dan anak panah.

Ketiga tersangka dijerat pasal pembunuhan berencana dan kepemilikan senjata tajam ilegal dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara. Polisi meningkatkan patroli di wilayah Tallo yang dikenal rawan tawuran serta mengimbau masyarakat melaporkan potensi konflik sejak dini.