BERITA

Kapolrestabes Makassar Hadiri Unforgettable Moment: Bahagia dengan Keindahan Al-Qur’an

11
×

Kapolrestabes Makassar Hadiri Unforgettable Moment: Bahagia dengan Keindahan Al-Qur’an

Sebarkan artikel ini

Makassar – Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana, S.H., S.I.K., M.Si menghadiri kegiatan “Unforgettable Moment: Bahagia dengan Keindahan Al-Qur’an” yang berlangsung di Unhas Hotel andConvention, Kecamatan Tamalanrea, Sabtu (7/3/2026) sore.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Direktur Markaz Hijrah Indonesia Muhammad Fakhrurrasi Anshar, serta Wakil Rektor IV Universitas Hasanuddin Adi Maulana.

banner 970x250

Acara ini mengusung tema “Bahagia dengan Keindahan Al-Qur’an dan diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari pembukaan oleh MC, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, wisuda santri, ceremonial pemuliaan santri dan orang tua, tabligh akbar, hingga buka puasa bersama dan shalat tarawih.

Dalam sambutannya di hadapan para peserta kegiatan, Kapolrestabes Makassar menyampaikan sejumlah fenomena sosial yang sedang berkembang di tengah masyarakat Kota Makassar, khususnya yang melibatkan kalangan remaja.

Ia mengungkapkan bahwa saat ini muncul tren baru yang cukup viral di kalangan remaja, yakni permainan perang menggunakan senapan mainan di jalanan.

“Saat ini ada beberapa kegiatan yang viral di masyarakat, salah satunya banyak remaja yang bermain di jalan menggunakan senapan mainan dan saling perang menggunakan senapan mainan,” ujar Arya Perdana.

Menurut Kombes Pol Arya Perdana, secara umum situasi keamanan di Kota Makassar terus mengalami perbaikan dari waktu ke waktu, seiring dengan semakin banyaknya kegiatan positif yang dilakukan masyarakat.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa pada bulan Ramadhan hingga menjelang Idulfitri biasanya terjadi peningkatan aktivitas masyarakat yang berkumpul di pinggir jalan atau di tempat tertentu yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

“Di bulan Ramadhan dan menjelang Lebaran memang banyak masyarakat yang berkumpul di jalanan atau tempat tertentu untuk bermain atau melakukan kegiatan lain yang bisa merugikan orang lain,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa fenomena yang sebelumnya marak terjadi di Makassar, yakni aksi busur, kini mulai berkurang dan berganti dengan aktivitas perang menggunakan senapan mainan.

“Tahun lalu masih marak aksi busur, namun tahun ini sudah tergantikan dengan aksi saling tembak menggunakan senapan mainan yang dimainkan di jalanan sehingga mengganggu masyarakat,” ucapnya.

Meski demikian, Kombes Pol Arya menilai permainan tersebut sebenarnya tidak sepenuhnya berbahaya apabila dilakukan dengan cara dan tempat yang tepat.

“Jika dilakukan di tempat khusus atau lokasi tertentu tentu bisa menjadi kegiatan yang positif,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan bahwa permainan tembak-tembakan dengan senapan mainan yang dilakukan di ruang publik dapat menimbulkan kesalahpahaman antar kelompok yang berujung pada konflik.

“Hal seperti ini bisa menimbulkan pertengkaran bahkan perang kelompok akibat adanya saling ketersinggungan antar kelompok,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolrestabes Makassar juga berharap para santri dan generasi muda yang hadir dalam kegiatan tersebut dapat menjadi contoh positif bagi remaja lainnya di Kota Makassar.

“Kami berharap adik-adik di sini bisa menjadi agent of change, membantu memberikan perubahan kepada remaja-remaja kita di luar. Janganlah kita bermain-main seperti itu, apalagi sampai merugikan masyarakat,” tuturnya.

Ia pun menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kapolrestabes Makassar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersama-sama menjaga situasi keamanan di Kota Makassar agar tetap aman, tertib, dan kondusif.