BERITA

Kepala BNNP Sulawesi Selatan buka BimTek Penggiat P4GN, Perkuat Program ANANDA BERSINAR di Lingkungan Pendidikan

10
×

Kepala BNNP Sulawesi Selatan buka BimTek Penggiat P4GN, Perkuat Program ANANDA BERSINAR di Lingkungan Pendidikan

Sebarkan artikel ini

BimTek Penggiat Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika

Lensa-Rakyat.Com, Makassar | Kepala BNN Provinsi Sulawesi Selatan Kombes Pol. Drs. Agung Prabowo secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penggiat P4GN di lingkungan pendidikan se-Kota Makassar. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari Rabu-Kamis, 29-30 April 2026, bertempat di Ruang Rapat Executive Kantor BNNP Sulawesi Selatan. Bimtek ini diikuti oleh perwakilan perguruan tinggi serta sekolah tingkat SMA dan SMP yang terdiri dari unsur pimpinan bidang kemahasiswaan, perwakilan mahasiswa, serta wakil kepala sekolah bidang kesiswaan.

Pembukaan Bimtek Oleh Kepala BNNP Sul-Sel Kombes Drs Agung Prabowo

Dalam sambutannya, Kepala BNNP Sulawesi Selatan menekankan pentingnya optimalisasi Program ANANDA BERSINAR sebagai upaya strategis dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, dan mendorong implementasi Integrasi Kurikulum Anti Narkotika (IKAN) di satuan pendidikan agar para pelajar tidak hanya memahami bahaya narkotika secara teoritis, tetapi juga memiliki ketahanan diri, karakter yang kuat, serta kemampuan untuk menolak pengaruh negatif di lingkungan sekitarnya.

banner 970x250
Pemasangan Pin P4GN kepada peserta

Peserta menerima materi terkait kebijakan dan strategi P4GN di lingkungan pendidikan, aspek hukum narkotika berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009, serta konsep Sekolah dan Kampus Bersinar. Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman tentang deteksi dini penyalahgunaan narkoba dan penguatan ketahanan diri remaja melalui pendekatan psikologis.

Deklarasi peserta P4GN di lingkup BNNP Sul-Sel

Kegiatan ini difokuskan pada penguatan peran peserta sebagai penggiat P4GN melalui sesi praktik dan diskusi kelompok. Materi yang disampaikan meliputi teknik komunikasi efektif dalam sosialisasi P4GN, strategi implementasi program ANANDA BERSINAR di lingkungan pendidikan, serta penyusunan rencana aksi yang dapat diterapkan di sekolah maupun perguruan tinggi masing-masing. Peserta juga diberikan kesempatan untuk mempresentasikan rencana tindak lanjut sebagai bentuk komitmen nyata dalam mendukung program P4GN.

Kegiatan Bimtek ini ditutup dengan pengukuhan dan penyematan tanda Penggiat P4GN kepada seluruh peserta sebagai simbol komitmen dan tanggung jawab dalam mengimplementasikan upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika di lingkungan pendidikan. Diharapkan, para penggiat yang telah dibekali ini dapat menjadi agen perubahan dalam menciptakan generasi muda yang sehat, produktif, dan bebas dari narkoba.

(fikry kanatojeng)