BERITA

Ngopi Kamtibmas Jadi Wadah Sinergi Polisi dan Warga, Wakapolrestabes Makassar Resmikan Posko FKPM Bangkala

105
×

Ngopi Kamtibmas Jadi Wadah Sinergi Polisi dan Warga, Wakapolrestabes Makassar Resmikan Posko FKPM Bangkala

Sebarkan artikel ini

Makassar – Kegiatan Ngopi Kamtibmas yang digelar di Komplek Makkio Baji, Kelurahan Bangkala, Kecamatan Manggala, Selasa malam (21/10/2025), menjadi wadah silaturahmi antara aparat kepolisian dan masyarakat.

Acara ini dirangkaikan dengan peresmian Posko Sekretariat Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Kelurahan Bangkala yang diresmikan langsung oleh Wakapolrestabes Makassar AKBP Andi Erma Suryono, S.H., S.I.K., M.M.

banner 970x250

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pejabat Utama (PJU) Polrestabes Makassar, Kapolsek Manggala Kompol Semuel To’Longan, S.H., M.H., M.Si., pengurus FKPM, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan warga setempat.

Suasana hangat dan akrab tampak selama acara berlangsung, di mana masyarakat diberikan kesempatan menyampaikan berbagai masukan serta informasi terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungannya.

Dalam sambutannya, Wakapolrestabes Makassar AKBP Andi Erma Suryono menekankan pentingnya sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah.

“Tanpa bantuan dari warga sekalian kami tidak bisa bekerja maksimal. Informasi sekecil apa pun sangat berarti bagi kami. Mari bersama-sama menjaga kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap kejadian mencurigakan melalui layanan Bantuan Polisi via WhatsApp, yang akan direspons secara cepat oleh petugas di lapangan.

Selain itu, AKBP Andi Erma juga menyampaikan pentingnya pengawasan orang tua terhadap anak-anak, khususnya di tengah maraknya penyalahgunaan teknologi dan perjudian online.

“Kami rutin mendatangi sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi kepada pelajar, namun peran orang tua tetap menjadi yang utama dalam membimbing dan mengawasi anak-anaknya,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Manggala Kompol Semuel To’Longan menegaskan bahwa pihaknya telah menangani sejumlah kasus yang melibatkan anak di bawah umur, termasuk beberapa kasus yang telah dilimpahkan ke Polrestabes Makassar.

“Jangan menunggu anak bermasalah baru datang ke kantor polisi. Kami terus mengingatkan agar orang tua lebih peduli dan aktif membimbing anak-anaknya sebelum terlambat,” ungkapnya.

Ia berharap keberadaan Posko FKPM Bangkala dapat menjadi wadah komunikasi yang efektif antara polisi dan masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan sosial serta menjaga keamanan lingkungan.

“Mari bersama kita wujudkan lingkungan yang aman dan generasi muda yang lebih bertanggung jawab,” pungkasnya.

Melalui kegiatan Ngopi Kamtibmas, Polrestabes Makassar berupaya memperkuat kemitraan dengan masyarakat agar tercipta situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif, sejalan dengan semangat Polri Presisi yang humanis dan responsif terhadap kebutuhan warga.

BERITA

Seorang buruh harian lepas bernama Basir alias Cambo (42) tewas setelah terkena anak panah dalam tawuran antarwarga di Jalan Al-Markaz, Kecamatan Tallo, Makassar, pada 30 Januari 2026. Korban meninggal di lokasi akibat luka tembus di dada kiri.

Polisi menetapkan tiga pemuda berusia 18–19 tahun sebagai tersangka. Bentrokan diduga dipicu provokasi antara dua kelompok warga yang sudah lama berkonflik. Para pelaku menggunakan senjata rakitan seperti busur, ketapel, dan anak panah.

Ketiga tersangka dijerat pasal pembunuhan berencana dan kepemilikan senjata tajam ilegal dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara. Polisi meningkatkan patroli di wilayah Tallo yang dikenal rawan tawuran serta mengimbau masyarakat melaporkan potensi konflik sejak dini.